Beranda Nasional Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun Uang Layak Edar, SERAMBI 2026 Perkuat Layanan Penukaran Ramadan dan Idulfitri
Nasional

Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun Uang Layak Edar, SERAMBI 2026 Perkuat Layanan Penukaran Ramadan dan Idulfitri

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa BI terus meningkatkan kualitas program SERAMBI setiap tahun.(Foto:ist,18/2/2026)

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat layanan penukaran uang rupiah dan menjaga ketersediaan uang layak edar (ULE) bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.

Program SERAMBI 2026 secara nasional berlangsung pada 13 Februari hingga 15 Maret 2026 dan dibuka oleh Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, bersama pimpinan perbankan serta Asosiasi Perusahaan Jasa Pengelolaan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) di Jakarta.

Secara nasional, BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang, serta Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran langsung kepada masyarakat. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang menguat selama periode Ramadan dan Idulfitri.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa BI terus meningkatkan kualitas program SERAMBI setiap tahun. Pada 2026, layanan penukaran uang rupiah semakin dioptimalkan melalui penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR). Pemanfaatan aplikasi ini, termasuk untuk akses layanan di loket perbankan, bertujuan meningkatkan kepastian layanan, mengurangi antrean dan kepadatan lokasi penukaran, serta mendorong distribusi uang yang lebih merata dan efisien.

SERAMBI) 2026 bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.(Foto:ist,18/2/2026)

Di daerah, Bank Indonesia Provinsi Bengkulu juga menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketersediaan uang rupiah. Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, telah melaksanakan Kick Off SERAMBI 2026 pada 18 Februari 2026 di Kantor Perwakilan BI Bengkulu bersama pimpinan perbankan dan mitra strategis.

Untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2026, BI Provinsi Bengkulu menyiapkan uang layak edar sebesar Rp2,08 triliun, dengan proyeksi kebutuhan uang kartal mencapai Rp1,84 triliun atau tingkat kecukupan kas sebesar 113,4 persen.

Adapun layanan penukaran uang kepada masyarakat di Provinsi Bengkulu dilakukan melalui:

1. Layanan kas keliling ritel dalam dan luar kota, yang dilaksanakan di rumah ibadah dan pusat keramaian seperti Masjid Jami Kota Bengkulu, Masjid Al Attaqwa, Masjid Baitul Izzah, Masjid Agung Baitul Hikmah, Masjid Agung Sultan Abdullah, Masjid Agung Al Kahfi, Alun-Alun Tais Kabupaten Seluma, serta Bencoolen Mall Kota Bengkulu.

2. Layanan kas ritel Peduli Mudik, di Bandara Fatmawati dan Rest Area Tol KM 5A arah Bengkulu–Tabananjung.

3. Layanan kas terpadu bersama perbankan, di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu.

4. Layanan penukaran di 30 loket kantor perbankan yang tersebar di wilayah Provinsi Bengkulu.

 

Untuk memperoleh layanan penukaran uang, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR di https://pintar.bi.go.id sesuai jadwal dan lokasi yang diinginkan

. Informasi jadwal layanan juga dapat diakses melalui kanal resmi media sosial Bank Indonesia Bengkulu.

Program SERAMBI 2026 secara nasional berlangsung pada 13 Februari hingga 15 Maret 2026 dan dibuka oleh Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, bersama pimpinan perbankan serta Asosiasi Perusahaan Jasa Pengelolaan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) di Jakarta.(Foto:ist,18/22026)

Melalui momentum SERAMBI 2026, BI kembali mengajak masyarakat untuk mengenali ciri keaslian rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat rupiah dengan prinsip 5J: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distapler, dan Jangan Dibasahi.

Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BI juga terus mendorong pemanfaatan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile banking, internet banking, transfer dana menggunakan BI-FAST, serta QRIS.

Sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, akselerasi pembayaran digital, dan peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak diharapkan dapat menjaga kelancaran sistem pembayaran selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Ynt

Sebelumnya

Pemprov Bengkulu dan Pertamina Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman Jelang Ramadan

Selanjutnya

Kapolda Sumsel Tekankan Pelayanan Publik Berorientasi pada Masyarakat

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku