Beranda Nasional Reses DPRD Sumut, Warga Samura Soroti Jalan Rusak dan Bangunan Liar
Nasional

Reses DPRD Sumut, Warga Samura Soroti Jalan Rusak dan Bangunan Liar

Anggota DPRD Sumut, Sumihar Salmon Sagala saat menyerap aspirasi warga Desa Samura dalam kegiatan reses. Warga menyampaikan keluhan terkait jalan rusak, drainase buruk, dan maraknya bangunan liar di wilayah desa.

KABANJAHE – Reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sumihar Salmon Sagala di Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Selasa (20/5/2026), dibanjiri keluhan warga soal infrastruktur rusak hingga maraknya bangunan liar yang dinilai semakin semrawut.

Dalam forum Reses III Tahun Sidang II 2025–2026 itu, masyarakat menyoroti kerusakan jalan desa yang disebut kian parah akibat buruknya sistem drainase. Warga menilai minimnya saluran pembuangan air membuat genangan terus terjadi dan mempercepat kerusakan badan jalan.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti keberadaan bangunan liar yang berdiri tanpa izin dan diduga melanggar aturan tata ruang. Sejumlah bangunan disebut nekat dibangun di atas parit hingga melampaui batas sempadan jalan dan sempadan bangunan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan mempersempit aliran air dan memicu banjir saat curah hujan tinggi. Warga meminta pemerintah tidak tutup mata dan segera melakukan penertiban secara tegas sesuai aturan yang berlaku.

Anggota DPRD Sumut, Sumihar Salmon Sagala berfoto bersama warga usai kegiatan reses di Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe. Kegiatan tersebut menjadi wadah masyarakat menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur dan penataan lingkungan desa.

“Kami berharap ada tindakan nyata, jangan sampai bangunan liar terus bertambah dan merusak tata ruang desa,” keluh salah seorang warga dalam sesi dialog.

Kegiatan reses turut dihadiri perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kabupaten Karo, BPJS Kesehatan Kabanjahe, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Sumihar Salmon Sagala menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dibawa dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, terutama menyangkut perbaikan infrastruktur dan penataan lingkungan desa.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan yang disampaikan warga agar tidak berhenti sebatas agenda seremonial reses semata.

Sebelumnya

KCBI Desak KPK Usut Dugaan Kolusi Pengadaan Laptop di Sekretariat Pemkab Bekasi

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku