Kapolda Bengkulu Gelar Program POLIRAN, Dorong Peningkatan Keterampilan dan Perluasan Peluang Kerja
BENGKULU – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY., melaksanakan kegiatan Program Quick Wins Kapolri Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) di Jalan Pariwisata Pantai Panjang, Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.40 WIB tersebut menjadi wadah bagi Polri untuk berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi warga, khususnya terkait kebutuhan keterampilan, kesempatan kerja, dan persoalan sosial di lingkungan setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Bengkulu menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan instansi terkait untuk mendorong peningkatan keterampilan masyarakat serta membuka akses terhadap peluang kerja.
“Melalui Program POLIRAN ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Polda Bengkulu akan berupaya berkolaborasi dengan instansi terkait untuk mendorong pelatihan keterampilan agar masyarakat memiliki kompetensi yang lebih baik dan peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujar Kapolda Bengkulu.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi disampaikan, mulai dari keterbatasan peralatan untuk mempelajari keterampilan baru, kebutuhan pelayanan administrasi SIM, hingga harapan agar kesempatan kerja di Provinsi Bengkulu semakin terbuka.
Menanggapi aspirasi masyarakat mengenai keterbatasan sarana pelatihan, Kapolda Bengkulu mengarahkan agar kebutuhan warga didata melalui Bhabinkamtibmas sehingga dapat dihimpun dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Kami minta agar kebutuhan masyarakat didata dengan baik melalui Bhabinkamtibmas. Dengan begitu, aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan koordinasi bersama instansi terkait untuk mencari solusi yang sesuai dengan kebutuhan warga,” tegasnya.
Kapolda Bengkulu juga menanggapi harapan masyarakat agar Program POLIRAN dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam memahami persoalan di lapangan sekaligus mendorong upaya pemberdayaan masyarakat.
Terkait peluang kerja, Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa Polri akan berupaya menjembatani masyarakat yang memiliki keterampilan dengan instansi atau pihak terkait yang berpotensi menyediakan kesempatan kerja, dengan tetap menyesuaikan kompetensi dan kebutuhan yang tersedia.
Selain membahas pemberdayaan ekonomi, Kapolda Bengkulu turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta berperan aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan keluhan mengenai aksi balap liar yang kerap terjadi di ruas jalan layang Simpang Nakau menuju Sebakul. Menanggapi hal itu, Kapolda Bengkulu mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian.
“Apabila masyarakat mengetahui adanya aksi balap liar atau gangguan kamtibmas lainnya, jangan takut untuk melaporkannya. Silakan manfaatkan Call Center Polri 110 agar informasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” imbaunya.
Sementara itu, terkait aspirasi mengenai perbaikan pos keamanan di wilayah Nusa Indah, Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait upaya rehabilitasi pos keamanan atau pos kamling. Polda Bengkulu juga mendorong pelaksanaan patroli malam secara rutin untuk mendukung keamanan lingkungan.
Melalui Program POLIRAN, Polda Bengkulu berkomitmen memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, serta mendorong pemberdayaan warga melalui koordinasi lintas instansi.
Program ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, mendukung peningkatan keterampilan, serta menjembatani akses terhadap peluang kerja sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Penulis: Ynt/rls










