Rapat Penyelesaian Masalah Veteran 2026 Digelar di Bengkulu, Perkuat Sinergi Pemerintah dan TNI
BENGKULU – Upaya menindaklanjuti penyelesaian berbagai persoalan veteran di Provinsi Bengkulu terus diperkuat melalui rapat koordinasi yang digelar di Hotel Mercure, Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Kamis (22/10/2026).
Rapat tindak lanjut penyelesaian masalah veteran tahun 2026 tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Kementerian Pertahanan, serta instansi terkait untuk memperkuat perhatian terhadap para veteran dan keluarga besar Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Kegiatan ini dihadiri Kabid Kerja Sama dan Komunikasi Sosial Kementerian Pertahanan, Kolonel Ctp M. Khoirul Hadi, serta Dandim 0407/Kota Bengkulu, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han. Sejumlah perwakilan pemerintah daerah, Korem 041/Gamas, Polresta Bengkulu, Lanal Bengkulu, dan tamu undangan turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutan Kapusvet Bacadnas yang diwakili Kabid Minvet bidang Komunikasi Sosial Kementerian Pertahanan, disampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dalam mengenang dan menghormati perjuangan para veteran yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan waktu demi merebut serta mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mewariskan nilai-nilai kejuangan 1945, seperti semangat persatuan, kesetiaan, pengorbanan, dan pantang menyerah kepada generasi penerus bangsa.
Penguatan silaturahmi antara veteran, keluarga besar LVRI, pemerintah, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga nasionalisme serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan zaman.
Sementara itu, dalam sambutan Danrem 041/Gamas yang diwakili Kepala Seksi Personel (Kasipers) Korem 041/Gamas, ditegaskan bahwa keberadaan veteran merupakan teladan bagi generasi penerus dan prajurit TNI dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan NKRI.
Semangat juang, keikhlasan, jiwa ksatria, pengorbanan, dan nasionalisme yang diwariskan para veteran diharapkan terus menjadi inspirasi dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui rapat tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menyinergikan langkah dalam menindaklanjuti persoalan veteran di Bengkulu, sekaligus memastikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa tetap hidup di tengah masyarakat.
Agenda kegiatan juga mencakup paparan dari PT Taspen Cabang Bengkulu dan Kabid Minvet terkait materi yang menjadi bagian dari pembahasan penyelesaian persoalan veteran.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif. Rapat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat perhatian terhadap veteran serta menjaga penghormatan atas jasa dan pengorbanan mereka bagi bangsa Indonesia.
Penulis: Ynt










