Tasyakuran Hari Bhakti Ke-1: Momen Penguatan Sinergi Imigrasi dan Pemasyarakatan di Bengkulu
BENGKULU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bentiring, Kota Bengkulu, menggelar Tasyakuran Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Bentiring, Jalan Samsul Bahrun No. 1, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangka Hulu.
Acara yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas terbentuknya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu. Hadir mewakili Gubernur Bengkulu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda, Drs. Khairil Anwar. Turut hadir pula Kakanwil Ditjenpas IIA Bengkulu Aposan Silalahi, M.Hum.; Kasrem 041/Gamas Kolonel Inf Edison S. Sinabutar, S.Sos.; perwakilan Kapolda Bengkulu; Kajati Bengkulu Victor Antonius S. Sidabutar, S.H., M.H.; perwakilan DPRD Provinsi Bengkulu; Kabinda Provinsi Bengkulu; Kakanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu Victor Manurung; serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan dan pengalungan syal adat, dilanjutkan dengan pembukaan, doa, serta penampilan tarian kreasi warga binaan. Para peserta juga menyimak pembacaan dan penayangan video sejarah lahirnya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang merujuk pada dasar hukum pembentukannya, termasuk Keputusan Presiden Nomor 133/P Tahun 2024 dan Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024.
Dalam sambutannya, perwakilan Gubernur Bengkulu menyampaikan harapan agar momentum ini menjadi dorongan bagi peningkatan kepercayaan publik terhadap pelayanan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia juga menekankan pentingnya integritas, soliditas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas IIA Bengkulu menegaskan bahwa terbentuknya kementerian baru ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, baik kepada masyarakat umum maupun warga binaan. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemasyarakatan, imigrasi, dan unsur pemerintahan dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta kontribusi konkret bagi bangsa.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dari perspektif pelapor, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah apresiasi terhadap warga binaan, tetapi juga momentum mempererat koordinasi antarinstansi serta memperkuat efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Bengkulu.
Hari Bhakti ini sekaligus mencerminkan dedikasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta meneguhkan komitmen peningkatan kualitas kinerja aparatur di masa mendatang.(Ynt)












