Aksi Sopir Buang Sampah di Kantor Wali Kota Bengkulu, Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing Turun Langsung Bersihkan Lokasi
BENGKULU – Suasana pusat pemerintahan Kota Bengkulu mendadak mencekam dan beraroma tidak sedap setelah sejumlah oknum sopir mobil pengangkut sampah melakukan aksi anarkis dengan menumpahkan muatan sampah di halaman Kantor Wali Kota Bengkulu dan Gedung DPRD Kota Bengkulu, Selasa (27/1/2026).
Aksi yang dinilai sebagai bentuk pembangkangan tersebut mengubah wajah kawasan pemerintahan yang biasanya bersih dan tertata rapi menjadi lautan limbah. Tumpukan sampah yang berserakan menimbulkan keresahan serta mencederai wibawa pemerintah daerah sebagai pusat pelayanan publik.
Namun, pemandangan tak biasa itu tak berlangsung lama. Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, langsung turun tangan menyikapi situasi tersebut. Tanpa canggung, Ronny bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Bengkulu menyingsingkan lengan baju dan bergotong royong membersihkan sampah di bawah terik matahari.
Dengan raut wajah kecewa namun tetap tegar, Ronny menyayangkan keras tindakan destruktif para oknum sopir tersebut. Menurutnya, aksi tersebut sama sekali tidak mencerminkan semangat dialog dan justru merugikan banyak pihak.
“Ini seperti air susu dibalas air tuba. Pemerintah Kota Bengkulu telah memberikan perhatian besar, mulai dari penganggaran perbaikan hingga perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) demi kelancaran pekerjaan mereka. Para sopir diberdayakan untuk kesejahteraan keluarga mereka, namun justru ini balasan yang kami terima,” ujar Ronny di sela-sela kegiatan pembersihan.
Ronny menegaskan, Pemkot Bengkulu selalu membuka ruang dialog dan komunikasi bagi seluruh pihak untuk menyampaikan aspirasi. Namun, tindakan yang merusak fasilitas umum serta mengotori pusat pelayanan publik tidak dapat ditoleransi.
Langkah cepat Wakil Wali Kota Bengkulu tersebut menuai sorotan luas dari masyarakat. Aksi turun langsung membersihkan sampah dinilai sebagai simbol kekecewaan mendalam sekaligus ketegasan pemerintah daerah dalam menjaga wibawa dan ketertiban kota.
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis, namun akan bertindak tegas terhadap setiap aksi anarkis yang merugikan kepentingan umum.(Ynt/rls)









