Jaga Kualitas Jalan Provinsi, Wagub Mian Instruksikan Dishub Perketat Pengawasan
BENGKULU – Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan terus diperkuat. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan bahwa jalan provinsi yang telah dibangun dengan anggaran besar harus dijaga agar tidak cepat rusak akibat kendaraan bertonase berlebih.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Mian saat memimpin rapat bersama jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Kamis (8/1/2026), di ruang rapat Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu. Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, serta seluruh pegawai Dishub.
Rapat ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi rencana kerja Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Tahun 2026, sekaligus meninjau kualitas pelayanan dan efektivitas pengawasan di lingkungan dinas.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Mian menekankan agar Dinas Perhubungan meningkatkan pengawasan terhadap jalan-jalan provinsi yang telah dibangun pada tahun 2025, khususnya dari ancaman kendaraan over dimension over loading (ODOL).
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, seluruh jajaran Dinas Perhubungan harus meningkatkan pengawasan terhadap jalan yang telah dibangun. Jangan sampai kendaraan bertonase berlebih melintas secara bebas dan merusak kualitas jalan,” tegas Mian.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, yang telah direncanakan sejak masa kampanye dan menjadi fokus utama selama lima tahun kepemimpinan.
Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengalokasikan dan menyalurkan anggaran pembangunan infrastruktur jalan hingga sekitar Rp600 miliar.
Oleh karena itu, Mian berharap Dinas Perhubungan benar-benar menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar jalan yang telah dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kita ingin jalan ini awet dan berkualitas. Jangan sampai belum lima tahun sudah rusak karena dilalui kendaraan overload dan ODOL,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan infrastruktur transportasi tetap aman, berkualitas, dan berkelanjutan.(Ynt)













