Beranda Bengkulu Kolaborasi Multipihak Diperkuat, Bengkulu Akselerasi Pembangunan Rendah Karbon
Bengkulu

Kolaborasi Multipihak Diperkuat, Bengkulu Akselerasi Pembangunan Rendah Karbon

BENGKULU- Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian PPN/Bappenas memperkuat sinergi percepatan pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim melalui dialog multipihak di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (25/2). Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah dalam mendukung target penurunan emisi nasional.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A. A. T. Sambodo, menegaskan pembangunan rendah karbon merupakan bagian dari strategi nasional menuju Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat.

Menurutnya, pembangunan rendah karbon bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan transformasi menuju ekonomi hijau yang berpotensi membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan, keberhasilan agenda tersebut sangat ditentukan implementasi di daerah melalui integrasi dalam dokumen perencanaan seperti RPJPD, RPJMD, dan APBD.

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, menyatakan dukungan terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, mengingat mayoritas masyarakat Bengkulu bergantung pada sektor pertanian dan sumber daya alam.

Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, mewakili Gubernur Bengkulu, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menindaklanjuti komitmen nasional melalui nota kesepahaman dengan Kementerian PPN/Bappenas pada 15 Agustus 2023 serta menetapkan Dokumen Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim melalui Peraturan Gubernur Nomor 36 Tahun 2025.

Ia menegaskan, keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan pelestarian lingkungan menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan generasi kini dan mendatang.

Dialog tersebut menyepakati bahwa kolaborasi multipihak menjadi faktor penentu percepatan transformasi ekonomi hijau di Bengkulu menuju pembangunan yang rendah karbon, tangguh iklim, dan berkelanjutan.

Reporter: Ynt

Sebelumnya

ASN Bengkulu Ikuti Edukasi Keuangan Syariah, OJK dan TPAKD Perkuat Inklusi

Selanjutnya

Kapolda Bengkulu Resmikan Bedah Rumah ke-66 dan ke-67, Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku