Setkab RI Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bengkulu
BENGKULU — Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi nasional untuk memastikan penyelenggaraan program berjalan sesuai standar gizi dan keamanan pangan.
Kegiatan pemantauan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin oleh Analisis Hukum Ahli Madya pada Asisten Deputi Pertanian, Pangan, dan Gizi Kementerian Sekretariat Negara RI, Umi Hasanah, bersama jajaran Pemerintah Kota Bengkulu. Hadir pula Pj. Sekda Kota Bengkulu Drs. Toni Alpian, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ilham Putra, SH, Plt. Kadis Kesehatan Leli Hartati, Kepala Regional BGN Provinsi Bengkulu Gloria Erysa Meilinda Situmorang, S.Tr.AP., MA, serta, Kapolsek Gading Cempaka AKP S. Saputra, SH., MH.
Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap proses penyajian dan distribusi makanan bergizi kepada peserta didik. Di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu, tercatat sebanyak 960 siswa menerima manfaat program MBG. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di SPPG Kota Bengkulu Singaran Pati Jembatan Kecil Yayasan Putri Bungsu Asiah, yang melayani lebih dari 3.400 penerima manfaat, meliputi pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Perwakilan dari Kementerian Sekretariat Negara menekankan pentingnya penerapan standar gizi dan kebersihan dalam setiap menu MBG.
> “Menu makanan bergizi harus disajikan secara higienis, sehat, dan sesuai SOP Badan Gizi Nasional untuk mencegah makanan yang tidak layak konsumsi,” ujar Umi Hasanah.
Kegiatan ini berjalan lancar hingga pukul 12.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Pemantauan tersebut dinilai strategis karena tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan kualitas gizi anak-anak sekolah.(Ynt)









