Beranda Bengkulu Komdigi Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Koperasi Merah Putih
Bengkulu

Komdigi Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Koperasi Merah Putih

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong media massa mengambil peran lebih strategis mengangkat kisah koperasi desa sebagai narasi utama pembangunan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini terungkap di Workshop Media bertajuk “Cerita Koperasi Desa, Jadi Berita Bermakna” yang diselenggarakan Direktorat Ekosistem Media di Semarang, Rabu (6/5/2026). (Foto: Kemkomdigi)

BENGKULU – Pemerintah terus memperkuat transformasi digital di sektor ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Mei 2026, sebanyak 83 ribu koperasi telah terbentuk di berbagai daerah sebagai upaya mempercepat digitalisasi UMKM dan memperkuat ekonomi desa.

Dalam Workshop Media bertajuk “Cerita Koperasi Desa, Jadi Berita Bermakna” di Semarang, Jawa Tengah, Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Farida Dewi Maharani, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital harus mampu dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan koperasi desa.

Menurut Farida, saat ini jaringan 4G telah menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia dengan cakupan mencapai 98,95 persen populasi, sementara layanan 5G mulai berkembang di pusat-pusat ekonomi nasional. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM desa agar mampu bersaing di era digital.

“Digitalisasi koperasi dan UMKM menjadi langkah penting dalam menciptakan ekonomi desa yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi, menyebut seluruh Koperasi Merah Putih kini mulai diperkuat dengan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) guna meningkatkan transparansi dan efisiensi tata kelola koperasi.

Workshop media yang digelar Komdigi ini juga mendorong insan pers untuk lebih aktif mengangkat kisah sukses koperasi desa dan UMKM lokal agar memiliki dampak nasional. Jurnalis Senior sekaligus akademisi Universitas Padjadjaran, Abie Besman, menilai pemberitaan koperasi perlu dikemas lebih menarik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Cerita koperasi desa sebenarnya memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang kuat. Jika dikemas dengan baik, akan lebih mudah menarik perhatian publik,” kata Abie.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

Banjir Rendam Lebong, Akses Sejumlah Desa Terputus

Selanjutnya

Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkotika di Sindang Kelingi

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku