Sekda Bengkulu Desak OPD Tuntaskan Catatan ITJEN Kemendagri
BENGKULU-Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar Exit Meeting bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI usai pemeriksaan selama delapan hari terhadap kinerja dan tata kelola pemerintahan daerah, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, itu dihadiri seluruh kepala OPD serta tim pemeriksa ITJEN Kemendagri RI.
Dalam pemaparannya, perwakilan Tim ITJEN Kemendagri RI, Aldi Primayoga, mengungkap sejumlah catatan penting hasil pemeriksaan. Beberapa di antaranya menyangkut kesesuaian data dan laporan, penguatan administrasi inovasi daerah, kelengkapan dokumen percepatan penurunan stunting, hingga evaluasi program penanganan pengangguran terbuka.
Selain itu, penggunaan anggaran perjalanan dinas juga menjadi perhatian tim pemeriksa. ITJEN menekankan agar belanja daerah dijalankan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai prioritas pembangunan.
Meski pemeriksaan dilakukan dalam waktu singkat, Aldi menyebut seluruh OPD dinilai kooperatif selama proses pengawasan berlangsung.
Menanggapi hasil tersebut, Sekda Bengkulu Herwan Antoni meminta seluruh OPD tidak mengabaikan rekomendasi yang telah disampaikan tim ITJEN Kemendagri.
“Hasil pemeriksaan ini harus segera ditindaklanjuti. Seluruh OPD wajib melengkapi administrasi dan menyelesaikan setiap catatan yang masih menjadi perhatian pemeriksa,” tegas Herwan.
Ia menilai hasil pemeriksaan tersebut menjadi momentum evaluasi bagi Pemprov Bengkulu untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, disiplin, dan akuntabel.
Exit meeting ini menjadi bagian dari pengawasan pemerintah pusat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah guna memastikan program dan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan serta berdampak bagi masyarakat.
Penulis: Ynt
Editor: Admin











