Beranda Bengkulu Hari Donor Darah Sedunia Jadi Alarm Kekurangan Darah di Kota Bengkulu
Bengkulu

Hari Donor Darah Sedunia Jadi Alarm Kekurangan Darah di Kota Bengkulu

BENGKULU – Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 menjadi momentum bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya donor darah di tengah masih tingginya kebutuhan transfusi darah. Saat ini, PMI Kota Bengkulu masih mengalami kekurangan sekitar 400 kantong darah setiap bulan.

Melalui kegiatan donor darah yang digelar di Bencoolen Mall Bengkulu, Minggu (14/6/2026), PMI mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan menjadikan donor darah sebagai kebiasaan rutin demi membantu sesama yang membutuhkan.

Wakil Ketua PMI Kota Bengkulu, Iryanka Aditya, mengatakan kebutuhan darah di Kota Bengkulu mencapai 1.200 hingga 2.000 kantong per bulan. Namun, jumlah darah yang berhasil dihimpun dari pendonor sukarela rata-rata hanya berkisar 800 hingga 1.000 kantong setiap bulan.

“Kami masih mengalami kekurangan sekitar 400 kantong darah setiap bulan. Karena itu, partisipasi masyarakat sebagai pendonor sukarela sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan darah di Bengkulu,” ujarnya.

Menurut Iryanka, golongan darah O menjadi yang paling sering dibutuhkan sekaligus paling cepat habis. Selain itu, permintaan golongan darah A, B, dan AB juga cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan.

Tingginya kebutuhan darah salah satunya berasal dari pasien thalassemia. Saat ini terdapat sekitar 100 hingga 150 anak penderita thalassemia di Kota Bengkulu yang harus menjalani transfusi darah secara rutin. Setiap pasien membutuhkan tiga hingga empat kantong darah setiap tiga minggu guna mempertahankan kondisi kesehatannya.

Dalam aksi donor darah tersebut, PMI menargetkan pengumpulan 100 kantong darah. Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor menerima paket beras 5 kilogram dan voucher dari sponsor Zaskia Meka.

Kegiatan juga diisi dengan talk show edukatif yang menghadirkan dr. Henny Widiastuti dari Unit Donor Darah PMI Kota Bengkulu dan Wakil Ketua PMI Kota Bengkulu, Iryanka Aditya.

Dr. Henny menjelaskan bahwa donor darah merupakan prosedur yang aman karena setiap calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan atau skrining untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi syarat.

“Selain membantu menyelamatkan nyawa orang lain, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, di antaranya membantu mengurangi penumpukan zat besi berlebih serta merangsang pembentukan sel darah baru,” jelasnya.

Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026, PMI Kota Bengkulu berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi sebagai pendonor darah sukarela secara rutin. Sebab, setiap kantong darah yang tersedia tidak hanya menjadi persediaan medis, tetapi juga harapan hidup bagi pasien yang bergantung pada transfusi darah untuk bertahan hidup.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

Menyapa dari Jantung Papua, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Selanjutnya

Satpol PP Bengkulu Ancam Tertibkan Pedagang Bandel di Zona Merah Belungguk Point

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku