Beranda Bengkulu BPS: Inflasi Bengkulu Juni 2026 Capai 3,78 Persen, Transportasi dan Pendidikan Jadi Pendorong Utama
Bengkulu

BPS: Inflasi Bengkulu Juni 2026 Capai 3,78 Persen, Transportasi dan Pendidikan Jadi Pendorong Utama

BENGKULU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menyampaikan perkembangan inflasi Provinsi Bengkulu dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (3/8/2026).

Dalam paparannya, BPS mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) Provinsi Bengkulu pada Juni 2026 sebesar 3,78 persen. Kenaikan harga barang dan jasa secara umum tersebut dipengaruhi oleh sejumlah kelompok pengeluaran, terutama transportasi, pendidikan, serta makanan, minuman, dan tembakau.

Secara bulanan (month-to-month/mtm), inflasi Bengkulu tercatat sebesar 0,23 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen, disusul kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya yang mengalami inflasi sebesar 1,84 persen dengan andil 0,08 persen.

Sementara itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar 0,19 persen, sehingga turut menahan laju inflasi pada periode tersebut.

BPS juga mencatat sejumlah komoditas yang memengaruhi perkembangan inflasi dan deflasi. Komoditas ikan menjadi penyumbang inflasi, sedangkan cabai merah, bawang merah, gula merah, kopi bubuk, dan emas perhiasan menjadi komoditas yang memberikan andil deflasi pada Juni 2026.

Selain itu, penyesuaian biaya pendidikan pada berbagai jenjang, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga perguruan tinggi, turut memengaruhi pergerakan inflasi. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika harga.

Secara tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 1,64 persen. Sementara itu, komoditas yang memberikan kontribusi inflasi tertinggi antara lain emas perhiasan dengan andil 0,38 persen, disusul cabai merah dan daging yang masing-masing memberikan andil 0,08 persen.

BPS Provinsi Bengkulu berharap data inflasi ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga, serta mempertahankan daya beli masyarakat di Provinsi Bengkulu.Judul ini sudah dioptimalkan untuk SEO dengan kata kunci BPS Bengkulu, Inflasi Bengkulu, Juni 2026, dan 3 Agustus 2026.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

Patroli Dialogis Ops Damai Cartenz Warnai Aktivitas Warga di Distrik Sinak

Selanjutnya

Pria Lansia di Rejang Lebong Tewas Ditusuk, Anak Kandung Diamankan Polisi

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku