BAZNAS Bengkulu Bantu Bangun Kembali Dua Rumah Korban Kebakaran di Kepahiang, Total Bantuan Rp60 Juta
KEPAHIANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., turun langsung menyalurkan bantuan pembangunan kembali rumah bagi dua warga korban kebakaran di Kelurahan Ujan Mas, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Minggu (1/11/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada Gatot dan Ulan yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran pada 18 Oktober 2026. Sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu pemulihan kondisi keluarga korban, BAZNAS Provinsi Bengkulu menyalurkan total bantuan sebesar Rp60 juta atau masing-masing Rp30 juta untuk kedua penerima manfaat.
Setiap penerima memperoleh bantuan Rp25 juta dalam bentuk material bangunan dan Rp5 juta berupa uang tunai untuk kebutuhan upah tukang. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan kembali rumah sehingga korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Penyaluran bantuan berlangsung secara terbuka dengan disaksikan unsur pemerintahan dan masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Ujan Mas, perangkat desa dan kelurahan, Ketua BPD, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, keluarga korban, serta jajaran BAZNAS Provinsi Bengkulu.
Komitmen transparansi menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan tersebut. Setelah penyerahan secara simbolis, Yulkamra bersama lurah dan perangkat setempat langsung mendampingi Gatot dan Ulan ke toko bangunan untuk membeli material yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah.
Berbagai kebutuhan konstruksi, mulai dari semen, pasir, batu bata, besi, hingga material bangunan lainnya, dibayarkan langsung di toko bangunan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan sesuai peruntukan dan benar-benar dimanfaatkan bagi pembangunan kembali rumah para korban.
Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah zakat dari para muzaki, ASN, masyarakat, serta dukungan yang dititipkan melalui BAZNAS.
“Kami ingin memastikan amanah dari para muzaki, ASN, masyarakat, dan Bapak Gubernur Bengkulu yang dititipkan melalui BAZNAS benar-benar sampai kepada penerima manfaat dan dapat diwujudkan menjadi rumah yang layak kembali bagi Pak Gatot dan Ibu Ulan,” ungkap Yulkamra.
Ia menegaskan, BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana zakat secara profesional, transparan, serta akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Rasa haru dan syukur disampaikan Gatot atas bantuan yang diterimanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu beserta jajaran, serta seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Kelurahan Ujan Mas yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarganya.
Ungkapan terima kasih serupa juga disampaikan Ulan. Ia mengaku bersyukur atas kepedulian BAZNAS Provinsi Bengkulu yang telah membantu keluarganya untuk kembali membangun tempat tinggal setelah kehilangan rumah akibat kebakaran.
Melalui bantuan senilai Rp60 juta tersebut, BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap dapat meringankan beban korban sekaligus membantu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
BAZNAS Provinsi Bengkulu terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar menjadi instrumen kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat yang tertimpa musibah dan membutuhkan bantuan.
Penulis: Ynt/rls











