BEI: Fundamental Ekonomi Kuat dan Reformasi Pasar Modal Perkuat Kepercayaan Investor
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan pasar modal Indonesia tetap memiliki daya tarik sebagai tujuan investasi jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global. Fundamental ekonomi nasional yang kuat, pertumbuhan investor domestik, serta berbagai reformasi transparansi menjadi faktor utama yang menjaga kepercayaan investor terhadap prospek pasar modal Indonesia.
Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia didukung pasar domestik yang besar, bonus demografi, serta kekayaan sumber daya alam strategis. Kondisi tersebut diperkuat oleh pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026, yang ditopang konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan peningkatan investasi.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan kondisi pasar saat ini perlu dilihat secara menyeluruh dengan mempertimbangkan fundamental ekonomi, kinerja perusahaan tercatat, serta reformasi yang terus dilakukan regulator bersama Self-Regulatory Organizations (SRO).
“Berbagai reformasi yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan transparansi, memperkuat tata kelola, dan membangun pasar modal yang semakin kredibel. Dengan fundamental ekonomi dan korporasi yang tetap kuat, kami optimistis pasar modal Indonesia akan terus menjadi pilihan investasi yang menarik bagi investor domestik maupun global dalam jangka panjang,” ujar Jeffrey.
Optimisme tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah investor pasar modal. Hingga 30 Juni 2026, jumlah investor telah mencapai 28,9 juta Single Investor Identification (SID), sementara investor saham meningkat menjadi 9,9 juta SID, atau tumbuh 15,1 persen dibandingkan akhir tahun 2025.
Dominasi investor domestik juga semakin kuat dengan menguasai 61 persen kepemilikan saham serta berkontribusi 65,5 persen terhadap nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia. Kondisi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasar di tengah dinamika ekonomi global.
Untuk semakin meningkatkan kepercayaan investor, BEI bersama KPEI dan KSEI, dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus mempercepat reformasi pasar modal melalui peningkatan transparansi informasi, penguatan tata kelola, serta penyempurnaan berbagai regulasi yang mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang lebih sehat, kredibel, dan berdaya saing global.
BEI optimistis kombinasi fundamental ekonomi yang kuat, kinerja perusahaan tercatat yang tetap resilien, pertumbuhan investor domestik, serta reformasi pasar yang berkelanjutan akan semakin memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi paling prospektif di kawasan maupun dunia.
Penulis: Ynt












