Beranda Bengkulu Dandim Mukomuko Tegaskan Pembayaran Pembangunan KDMP Sesuai Progres, Siap Hadapi Pemeriksaan Denpom
Bengkulu

Dandim Mukomuko Tegaskan Pembayaran Pembangunan KDMP Sesuai Progres, Siap Hadapi Pemeriksaan Denpom

Dandim 0426/Mukomuko Letkol Inf. Yokki Firmansyah memberikan keterangan kepada awak media terkait laporan 16 mitra pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), menegaskan pembayaran kepada mainkontraktor dilakukan berdasarkan progres pekerjaan dan menyatakan siap menghadapi pemeriksaan Polisi Militer.

MUKOMUKO, BENGKULU – Komandan Kodim (Dandim) 0426/Mukomuko, Letkol Inf. Yokki Firmansyah, memberikan tanggapan terkait laporan 16 mitra dan pihak ketiga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah disampaikan kepada Polisi Militer. Ia menegaskan bahwa pembayaran pembangunan kepada mainkontraktor dilakukan berdasarkan progres pekerjaan yang telah diverifikasi.

Dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026), Yokki menyatakan menghormati hak setiap pihak untuk menyampaikan laporan. Namun, ia menjelaskan bahwa persoalan pembayaran upah tenaga kerja dan pembelian material merupakan tanggung jawab pihak yang memiliki hubungan kerja langsung dengan penyedia jasa maupun pemasok material.

Menurut Yokki, pihaknya menjalin hubungan kerja dengan mainkontraktor dalam pelaksanaan pembangunan KDMP. Karena itu, pembayaran kepada penyedia material dan tukang bukan dilakukan langsung oleh pihaknya.

“Laporan 16 mitra dan pihak kedua itu adalah hak yang kami hormati. Namun, terkait pembayaran upah tukang dan pembelian material, kami tidak ada hubungan langsung. Kami berhubungan dengan pihak kedua atau mainkontraktor,” ujarnya.

Dandim Mukomuko Klaim Pembayaran Capai 90 Persen

Yokki menegaskan, pembayaran pembangunan KDMP dilakukan berdasarkan progres pekerjaan. Ia menyebutkan, pihaknya secara berkala melakukan verifikasi dan pencocokan data antara anggaran yang telah disalurkan dengan perkembangan pekerjaan di lapangan.

Menurutnya, pembayaran kepada mainkontraktor telah mencapai sekitar 90 persen. Ia bahkan menyebut persentase pembayaran tersebut telah melampaui progres pekerjaan yang dilaksanakan.

“Kami setiap dua bulan melakukan verifikasi dan pencocokan data, berapa anggaran yang sudah diterima dan bagaimana progres pekerjaannya. Sudah dikirim 90 persen, bahkan melebihi progres,” jelasnya.

Yokki juga menyampaikan masih terdapat anggaran sekitar Rp1,9 miliar yang diperuntukkan bagi penyelesaian sisa pekerjaan pembangunan KDMP di tujuh titik.

Ia meminta seluruh pihak mencermati kembali persoalan tersebut berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, setiap laporan perlu didukung informasi yang benar agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Siap Jalani Pemeriksaan Polisi Militer

Terkait laporan yang telah disampaikan kepada Polisi Militer, Yokki menyatakan siap memberikan klarifikasi dan memenuhi pemanggilan apabila diperlukan dalam proses pemeriksaan.

Ia mengaku memiliki dokumen pendukung, mulai dari laporan pekerjaan, data progres pembangunan hingga bukti transfer pembayaran kepada mainkontraktor.

“Laporan, data-data, bukti transfer pada mainkontraktor kami lengkap. Sebagai prajurit, kami siap mempertanggungjawabkannya,” tegasnya.

Ia kembali menjelaskan bahwa pembayaran yang dilakukan pihaknya merupakan pembayaran berdasarkan progres pembangunan kepada mainkontraktor. Sementara itu, apabila penyedia material mengeluhkan pembayaran yang belum diterima, persoalan tersebut menurutnya perlu ditelusuri melalui hubungan kerja antara penyedia material dan mainkontraktor.

Yokki menambahkan, mediasi yang sebelumnya dilakukan bersama pihak terkait belum menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan pembayaran tersebut.

Pembangunan 135 Titik KDMP Diklaim Rampung

Di tengah persoalan yang mencuat, Yokki memastikan pembangunan KDMP di Kabupaten Mukomuko masih terus berjalan. Dari total rencana pembangunan sebanyak 150 titik, ia menyebut pekerjaan di 135 titik telah diselesaikan, sedangkan 15 titik lainnya memasuki tahap penyelesaian atau finishing.

Ia optimistis seluruh pekerjaan yang tersisa dapat dituntaskan dalam waktu sekitar dua pekan, dengan target penyelesaian pada akhir Oktober 2026.

“Sejauh ini tidak ada yang mangkrak. Semua pembangunan terus berjalan. Dari total 150 titik tinggal 15 titik memasuki tahap finishing,” ungkapnya.

Selain progres pembangunan, Yokki menyebut kesiapan lahan KDMP di Kabupaten Mukomuko telah mencapai 100 persen. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi modal penting untuk mendorong seluruh koperasi segera memasuki tahap operasional.

“Kita berharap akhir Oktober ini semuanya bisa tuntas 100 persen dan masuk ke operasional,” katanya.

Ia berharap seluruh persoalan terkait pembayaran pembangunan KDMP dapat ditangani melalui mekanisme yang berlaku, dengan mengedepankan data, dokumen, serta bukti yang dapat diverifikasi.

Yokki juga menegaskan kesiapannya menghadapi proses pemeriksaan apabila dipanggil oleh Polisi Militer, sekaligus memberikan penjelasan mengenai progres pembangunan dan alur pembayaran kepada mainkontraktor.

Sementara itu, laporan dari 16 mitra dan pihak ketiga tersebut menjadi bagian dari persoalan yang perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan duduk perkara pembayaran serta tanggung jawab masing-masing pihak.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Internal Polri

Selanjutnya

Polda Tambah 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Disparpora Kepahiang

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku