Beranda Bengkulu Destita Khairilisani Dukung Karya Bakti TNI AD, 721 Titik Infrastruktur Dibangun di Bengkulu
Bengkulu

Destita Khairilisani Dukung Karya Bakti TNI AD, 721 Titik Infrastruktur Dibangun di Bengkulu

Senator Destita Khairilisani mewakili Ketua DPD RI menghadiri pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026 di Balai Semarak Bengkulu, Sabtu (17/10/2026).

BENGKULU – Anggota DPD RI/MPR RI asal Provinsi Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mewakili Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menghadiri pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Balai Semarak Bengkulu, Sabtu (17/10/2026). Program ini menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 721 titik infrastruktur di sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu.

Destita mengatakan, Karya Bakti Skala Besar TNI AD merupakan wujud kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi TNI AD, Kopassus, Kementerian Desa, DPD RI, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Menurut Destita, keterlibatan berbagai pihak menjadi penting di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Melalui kerja sama tersebut, pembangunan diharapkan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur dasar, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas publik.

“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa karena berbagai pihak bahu-membahu untuk membangun Bengkulu. Jika program ini berhasil, insyaallah dapat menjadi percontohan bagi provinsi lain dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi,” ujar Destita.

Senator Destita Foto Bersama Wakil Panglima Kopassus

Berdasarkan pemaparan dalam kegiatan tersebut, 721 titik pembangunan ditargetkan rampung hingga Desember 2026. Sasaran program meliputi 224 titik sumur bor, 225 unit rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), 86 titik rehabilitasi sekolah, 61 titik pembangunan MCK, 36 titik rehabilitasi tempat ibadah, serta 62 titik pembangunan jembatan.

Selain itu, program mencakup rehabilitasi jalan di 13 titik, pipanisasi di 10 titik, rehabilitasi satu panti asuhan, serta pembangunan tiga unit pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Berbagai sasaran tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, sanitasi, pendidikan, hunian layak, serta listrik.

Destita menegaskan, DPD RI turut mendorong percepatan pembangunan daerah melalui sinergi dengan TNI dan berbagai pemangku kepentingan. Ia berharap kolaborasi tersebut berkelanjutan dan jumlah sasaran pembangunan dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat Bengkulu.

Komandan Satuan Tugas Karya Bakti Skala Besar TNI AD, Brigjen TNI Bram Pramudia, S.E., M.I., menjelaskan bahwa program ini melibatkan 1.026 personel gabungan dari unsur Kopassus, Kodam, dan masyarakat. Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai dalam 60 hari kerja dengan fokus pada pembangunan fisik yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Bram menambahkan, pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas karena berperan penting dalam meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat. Sementara itu, pembangunan sumur bor, pipanisasi, dan PLTMH diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses air bersih dan listrik.

Senator Destita Khairilisani bersama jajaran TNI AD dan pemangku kepentingan mendukung program Karya Bakti Skala Besar dengan sasaran 721 titik pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu.

Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI AD dan Kopassus terhadap pembangunan daerah. Ia menyebut kebutuhan infrastruktur Bengkulu masih besar sehingga kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mempercepat perbaikan fasilitas publik. Pemerintah daerah juga berharap program ini memberikan manfaat melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sasaran Karya Bakti Skala Besar TNI AD tersebar di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, Kepahiang, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur, serta Kota Bengkulu. Destita berharap seluruh pihak menjaga koordinasi agar pekerjaan berjalan sesuai target dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui program Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026, sinergi antara TNI, DPD RI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

Wapangkopassus Resmikan Sumur Bor di Kandang Mas Bengkulu, Bantu Warga Akses Air Bersih

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku