Beranda Bengkulu Komisi XIII DPR RI dan BPIP Sosialisasikan Nilai Pancasila kepada Masyarakat Bengkulu
Bengkulu

Komisi XIII DPR RI dan BPIP Sosialisasikan Nilai Pancasila kepada Masyarakat Bengkulu

Anggota Komisi XIII DPR RI Hj. Eko Kurnia Ningsih menyampaikan sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat Bengkulu dalam kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila 2026.

BENGKULU — Anggota Komisi XIII DPR RI dari Daerah Pemilihan Bengkulu, Hj. Eko Kurnia Ningsih, bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat Kota Bengkulu, Minggu (19/9/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Masyarakat 2026 tersebut berlangsung di Hotel Pasir Putih Resort, Kota Bengkulu. Sosialisasi menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai Pancasila, tidak hanya sebagai dasar negara yang dihafalkan, tetapi juga sebagai nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Eko Kurnia Ningsih mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya sebatas mengetahui atau menghafalkan lima sila. Nilai-nilai tersebut perlu dijabarkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Apakah kita mengamalkan Pancasila dan merasakan Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari? Ini yang perlu kita jabarkan,” ujar Eko dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Perbedaan agama, suku, budaya maupun latar belakang, kata dia, harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Eko menekankan bahwa masyarakat harus saling menghormati meskipun memiliki perbedaan keyakinan maupun latar belakang.

“Agamanya berbeda, ada Islam, Kristen, Hindu, Buddha, tetapi kita harus saling menghormati. Suku apa pun dan agama apa pun harus kita hormati karena kita berada di negara Indonesia,” tuturnya.

Ia mengatakan, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan nyata, termasuk dalam membangun sikap saling menghargai, gotong royong, menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan di lingkungan masyarakat.

Eko juga mengajak para peserta untuk aktif mengikuti pemaparan dan menyampaikan pertanyaan apabila terdapat materi yang belum dipahami. Menurutnya, sosialisasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diteruskan melalui praktik kehidupan sehari-hari.

“Kalau tidak paham, nanti bisa ditanyakan. Karena ini menjadi tanggung jawab kita untuk diri sendiri dan juga untuk teman-teman serta keluarga di lingkungan kita masing-masing,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat Hamsi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dessy Maryani, serta sejumlah pengurus dan kader PDI Perjuangan, termasuk unsur DPD, DPC dan ranting se-Kota Bengkulu.

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan sosial.

Secara nasional, Komisi XIII DPR RI dan BPIP memang tengah memperkuat sinergi dalam penanaman dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. BPIP menyebut penguatan tersebut diarahkan agar Pancasila tidak sekadar menjadi wacana normatif, tetapi dapat diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, melainkan menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang rukun, saling menghormati, gotong royong, serta menjaga persatuan Indonesia.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional

Selanjutnya

Kapolri Dorong Polwan Jadi Pemimpin Masa Depan: Suatu Hari Polri Bisa Dipimpin Perempuan

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku