Koreksi Harga Emas Jadi Peluang, Pegadaian Ajak Investasi Emas Bertahap
BENGKULU – 4 Februari 2026, Harga emas global dalam beberapa hari terakhir mengalami koreksi setelah mencatatkan penguatan signifikan di awal tahun. Pergerakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor global, antara lain penguatan dolar Amerika Serikat, aksi ambil untung (profit taking) investor, serta dinamika kebijakan suku bunga internasional.
Secara harian, harga emas tercatat melemah sekitar 1–2 persen dari level tertingginya. Kondisi tersebut turut berdampak pada penyesuaian harga emas domestik. Meski demikian, koreksi harga dinilai sebagai bagian wajar dari siklus investasi emas jangka panjang.
Sebagai instrumen safe haven, emas tetap memiliki daya tarik kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Fluktuasi harga jangka pendek justru dapat dimanfaatkan sebagai peluang strategis, khususnya bagi masyarakat yang ingin memulai atau menambah investasi emas secara bertahap.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap koreksi harga emas saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan momentum yang tepat untuk mulai berinvestasi secara bijak.
“Koreksi harga emas merupakan dinamika pasar yang sehat. Bagi investor jangka panjang, terutama masyarakat yang baru ingin memulai investasi, ini menjadi kesempatan yang baik untuk masuk secara bertahap. Emas tetap relevan sebagai instrumen lindung nilai dalam menjaga stabilitas keuangan,” ujar Novryandi.

Ia menambahkan, Pegadaian terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui layanan investasi emas yang semakin mudah, praktis, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain memiliki likuiditas tinggi, emas juga efektif sebagai instrumen diversifikasi portofolio dan pelindung nilai terhadap inflasi. Dengan menabung emas secara rutin, masyarakat dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat sekaligus mempersiapkan kebutuhan di masa depan.
Sejalan dengan transformasi digital perusahaan, Pegadaian menghadirkan layanan investasi emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Aplikasi ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi tabungan emas secara mudah, aman, dan real-time langsung dari ponsel.
Melalui Tring!, masyarakat dapat membeli emas mulai dari nominal ringan, memantau harga secara transparan, menabung secara fleksibel kapan saja, serta mencetak atau memanfaatkan emas untuk berbagai kebutuhan finansial. Seluruh transaksi terintegrasi dengan sistem resmi Pegadaian dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum koreksi harga emas dengan mulai menabung emas melalui Tring! by Pegadaian. Investasi emas kini semakin praktis dan dapat diakses siapa saja, kapan saja,” tutup Novryandi.
Ke depan, Pegadaian berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai financial companion masyarakat melalui inovasi layanan emas yang inklusif, guna mendukung perencanaan keuangan yang aman dan berkelanjutan.(Ynt)













