Pegadaian Kanwil III Palembang Salurkan Bantuan Alat Pertanian Kopi Rp50 Juta untuk Petani Curup
REJANG LEBONG – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah III Palembang menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kopi senilai Rp50 juta kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Lubuk Kembang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Bantuan ini merupakan bagian dari program The Gade Integrated Farming untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat kemandirian ekonomi petani.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pegadaian dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi pertanian lokal, khususnya komoditas kopi yang menjadi salah satu sektor unggulan di wilayah Rejang Lebong.
Melalui program The Gade Integrated Farming, Pegadaian tidak hanya menghadirkan bantuan sarana produksi, tetapi juga mendorong pengembangan usaha pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu kelompok tani mengoptimalkan kegiatan usaha tani serta meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap petani menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi daerah.
“Melalui program The Gade Integrated Farming, kami berharap bantuan sarana produksi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung pengembangan pertanian kopi. Kami percaya kolaborasi dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dapat memberikan manfaat berkelanjutan,” ujar Novryandi.

Senada dengan itu, Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Curup, Lukmanul Hakim, berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat dan kemampuan kelompok tani dalam mengembangkan usaha pertanian kopi.
Menurutnya, pemanfaatan sarana produksi secara tepat diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi para petani.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan usaha tani kopi. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang berkelanjutan, para petani diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan kesejahteraan kelompok tani,” kata Lukmanul Hakim.
Bantuan senilai Rp50 juta tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan produksi pertanian kopi di Desa Lubuk Kembang. Selain mendukung aktivitas pertanian, program ini juga diharapkan membuka peluang pengembangan usaha dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Pegadaian menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan kelompok tani merupakan faktor penting dalam memperkuat sektor pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus mendorong pengembangan potensi unggulan daerah secara berkelanjutan.
Novryandi menegaskan, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya dilihat dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari manfaat jangka panjang yang dirasakan masyarakat.
“Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat usaha pertanian kopi di Desa Lubuk Kembang. Dengan pemanfaatan sarana produksi secara optimal, para petani dapat terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi,” tambahnya.
Melalui program The Gade Integrated Farming, PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, melalui kolaborasi dan kontribusi berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis: Ynt/rls












