Polda Bengkulu Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi
BENGKULU— Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan, Polda Bengkulu melaksanakan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi secara serentak dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polres/Polresta. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, (4/11/2025) pukul 08.00 WIB di Lapangan Anton Soejarwo, Mapolda Bengkulu, Jalan Adam Malik Km 9, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya, Plt. Sekda Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni, SKM., M.Kes. mewakili Gubernur Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Drs. Sumardi, M.M., Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Dicky Sondani, S.I.K., M.H., serta perwakilan dari Kajati Bengkulu, Danlanal Bengkulu, BMKG, Basarnas, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu.
Turut hadir pula para pejabat utama (PJU) Polda Bengkulu dan tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait.
Dalam pelaksanaan apel tersebut, susunan pasukan terdiri dari berbagai unsur, yakni, 1 SST Yonif 144/Jaya Yudha, 1 SST Lanal Bengkulu, 1 SSK Satbrimobda Bengkulu, 1 SSK Polda Bengkulu, serta 1 SSK gabungan dari Damkar, Basarnas, dan Satpol PP.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan pasukan, pemeriksaan kesiapan, penyampaian amanat Kapolda, pembacaan doa, hingga sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi lintas instansi dalam menghadapi bencana.
Dalam amanatnya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menekankan bahwa pelatihan dan kesiapsiagaan merupakan langkah penting untuk meminimalisir dampak dan korban akibat bencana alam.
“Salah satu upaya penting dalam mengurangi risiko bencana adalah dengan melatih kemampuan personel dan masyarakat agar memiliki pengetahuan tentang penanggulangan bencana, menyiapkan sarana-prasarana, serta menentukan titik evakuasi yang aman,” ujar Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Jenis bencana yang rawan terjadi antara lain banjir, angin puting beliung, pohon tumbang, gempa bumi, dan kebakaran. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kebersihan agar bencana dapat dicegah sejak dini.
Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan, seperti perempuan dan anak-anak, yang memiliki risiko lebih besar saat terjadi bencana. Ia menekankan perlunya edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana secara masif agar seluruh lapisan masyarakat memahami cara bertindak saat situasi darurat.
“Bencana adalah urusan kemanusiaan yang harus ditangani secara bersama. Seluruh instansi diharapkan dapat berperan aktif, menjadi pelopor keselamatan, serta terus memperkuat koordinasi dalam penanggulangan bencana,” tegasnya.
Kapolda Bengkulu juga menyampaikan bahwa kegiatan apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Bengkulu bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk terus meningkatkan sinergi, kesiapan, serta kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
“Dengan apel ini, kita meneguhkan tekad bersama untuk menjadikan Bengkulu sebagai wilayah yang tangguh, sigap, dan berdaya dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” pungkas Irjen Pol Mardiyono.
Apel berlangsung dengan khidmat dan lancar, diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta apel sebagai simbol persatuan dan kesiapan aparat serta instansi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi di Provinsi Bengkulu.(Ynt)









