Sultan Dorong Revitalisasi Malabro Bengkulu, Aset Terbengkalai Diminta Jadi Penggerak Ekonomi Warga
BENGKULU – Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mendorong percepatan revitalisasi kawasan Malabro Bengkulu untuk menghidupkan aktivitas ekonomi, mengoptimalkan aset negara, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Sultan saat bertemu masyarakat di kawasan Malabro, Selasa (20/10/2026). Ia menegaskan, pengembangan kawasan harus memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama pelaku usaha kecil dan masyarakat sekitar.
Sultan mengenang perjuangannya bersama sejumlah tokoh daerah pada 2004–2005 untuk mendorong pembukaan dan pengembangan kawasan tersebut. Menurutnya, keberanian membangun kawasan menjadi bagian penting dari upaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti bangunan yang dibangun menggunakan anggaran negara tetapi disebut sempat terbengkalai selama bertahun-tahun. Sultan berharap aset tersebut segera dioptimalkan agar kembali produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bangunan ini dibangun menggunakan uang rakyat, uang negara. Seharusnya tidak boleh terlantar. Kalau dimaksimalkan, ekonomi di sini bisa hidup dan masyarakat yang berjualan juga bisa berkembang,” ujar Sultan.

Menurutnya, revitalisasi Malabro perlu didukung sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan kawasan berjalan optimal.
Sultan juga menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang menjadi tantangan dalam mempercepat pembangunan Bengkulu. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperluas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menyebut sejumlah upaya pembangunan telah didorong bersama TNI, kementerian, dan pemerintah daerah, meliputi pembangunan jembatan, perbaikan jalan, rehabilitasi sekolah, peningkatan fasilitas kesehatan, serta penyediaan akses air bersih.
Sultan menegaskan, aspirasi masyarakat akan terus diserap dan diperjuangkan melalui jalur pemerintah pusat. Ia berharap program pembangunan dapat menjawab kebutuhan warga, termasuk masyarakat pesisir dan kelompok yang membutuhkan dukungan infrastruktur.
Ia pun mengajak seluruh pihak menjaga kekompakan dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Bengkulu. Menurutnya, kerja sama yang baik menjadi kunci agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
Sultan berharap revitalisasi kawasan Malabro, optimalisasi aset negara, dan penguatan infrastruktur dapat berjalan beriringan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Bengkulu.








