Diduga Mark-Up Anggaran Website Desa, KOMUNIKASI Geruduk Kantor PMD Bengkulu Utara
BENGKULU UTARA– Komunitas Masyarakat Untuk Anti Korupsi (KOMUNIKASI) menggeruduk Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkulu Utara pada Rabu pagi (7/5/2025), menuntut transparansi penggunaan anggaran desa dalam program pembuatan website resmi desa.
Aksi protes ini dipicu dugaan pemborosan anggaran hingga puluhan juta rupiah per desa untuk pengadaan website.
Koordinator Lapangan KOMUNIKASI, Frengki Widodo, menuding keras adanya dugaan praktik kotor yang melibatkan oknum di Dinas PMD. “Anggaran segitu untuk sebuah website? Jelas ini tidak masuk akal! Kami menduga kuat ada permainan kotor yang melibatkan oknum di Dinas PMD,” seru Frengki saat orasi. Ia mendesak Bupati Bengkulu Utara untuk segera mengevaluasi kinerja dinas terkait.
Sebelumnya, pada 5–6 Mei 2025, sebanyak 41 desa dari empat kecamatan di Bengkulu Utara mengikuti sosialisasi dan pelatihan pembuatan website desa yang digelar di hotel berbintang di Kota Bengkulu. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Tri Nurma Dewi, owner PT Trie Teknologi Global selaku pihak ketiga pelaksana program, mengaku hanya memfasilitasi pembuatan website desa. “Kami hanya mendukung implementasi UU Desa dengan membantu desa memiliki website resmi. Tidak ada paksaan, semua ditawarkan melalui proposal,” jelas Tri saat ditemui di Hotel Mercure, Selasa (6/5/2025).
Namun, saat ditanya soal nominal anggaran per desa, Tri menolak menjawab dengan alasan privasi perusahaan. Sementara informasi di lapangan biaya sosialisasi dan pelatihan sebesar Rp29 juta perdesa. Sangat pantastis ditengah presiden RI sedang mencanangkan efisiensi anggaran justru dana desa puluhan juta hanya hanya digunakan untuk pembuatan sebuah website desa.
Masyarakat kini menanti langkah tegas dari pemerintah daerah untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran tersebut, agar keuangan desa benar-benar dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.(SM)








