Korem 041/Gamas Ground Breaking 4 Jembatan Perintis Garuda di Bengkulu
BENGKULU – TNI Angkatan Darat melalui Kodam XXI/Radin Inten dan Korem 041/Gamas terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Memasuki Tahap VIII Tahun Anggaran 2026, pembangunan Jembatan Perintis Garuda direncanakan mencakup 88 titik di wilayah jajaran Korem 041/Gamas yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Program tersebut ditandai dengan kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di empat titik wilayah Kota Bengkulu, Selasa (27/10/2026).
Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., dalam sambutan yang dibacakan Kasi Ter Korem 041/Gamas Kolonel Inf. M. Eko P., pada kegiatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia untuk membuka akses wilayah, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Mengusung tema “TNI Hadir untuk Rakyat”, program ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan.
Pembangunan Jembatan Dilaksanakan Bertahap
Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 041/Gamas telah dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap sebelumnya, sebanyak 50 titik jembatan telah selesai dibangun, sementara pembangunan tahap berikutnya masih berlangsung.
Pada Tahap VII, pembangunan masih dalam proses pengerjaan. Selanjutnya, Tahap VIII direncanakan mencakup 88 titik jembatan di wilayah jajaran Korem 041/Gamas.
Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut atas kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui para komandan kodim, kemudian diajukan secara berjenjang kepada TNI Angkatan Darat.

Dengan mekanisme tersebut, pembangunan diharapkan benar-benar menyasar wilayah yang membutuhkan akses penghubung serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Buka Akses Transportasi dan Dorong Ekonomi Daerah
Salah satu sasaran pembangunan di Kota Bengkulu adalah jembatan penghubung antarwilayah yang selama ini masih menggunakan konstruksi kayu. Jembatan tersebut direncanakan ditingkatkan menjadi jembatan beton dengan lebar sekitar tiga meter agar akses masyarakat menjadi lebih aman dan memadai.
Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, memudahkan anak-anak menuju sekolah, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.
Danrem juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan melalui semangat gotong royong dan pola padat karya.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mewujudkan pembangunan yang efisien sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan warga.
Danrem Tekankan Kualitas dan Keselamatan Kerja
Dalam pelaksanaan pembangunan, Danrem memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel yang terlibat. Pekerjaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keamanan dan keselamatan kerja, serta tetap menjaga kualitas konstruksi sesuai standar yang ditetapkan.
Aspek kualitas menjadi perhatian penting agar jembatan yang dibangun memiliki konstruksi yang kuat, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan program pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Wujud Sinergi TNI, Pemerintah, dan Masyarakat
Kegiatan ground breaking di Kota Bengkulu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu, jajaran TNI-Polri, unsur kejaksaan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui program Jembatan Perintis Garuda, TNI AD melalui Kodam XXI/Radin Inten dan Korem 041/Gamas terus memperkuat perannya dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan, membuka keterisolasian wilayah, dan meningkatkan konektivitas antarkawasan.
Pembangunan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan jembatan sebagai sarana penghubung, tetapi juga membuka peluang ekonomi, mempermudah akses pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu.
TNI Hadir untuk Rakyat. Melalui semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah yang membutuhkan.
Penulis: Ynt








