Beranda Bengkulu Media Fellowship Tahap II Seleksi 10 Jurnalis, Pendaftaran Dibuka hingga 11 November 2026
Bengkulu

Media Fellowship Tahap II Seleksi 10 Jurnalis, Pendaftaran Dibuka hingga 11 November 2026

BENGKULU – Program Media Fellowship Tahap II bertema Penguatan Aksi Lokal untuk Pembangunan Rendah Karbon resmi membuka pendaftaran proposal bagi jurnalis mulai 28 Oktober hingga 11 November 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada jurnalis untuk memperdalam liputan mengenai pembangunan rendah karbon, ekonomi hijau, dan ketahanan iklim di daerah, termasuk Provinsi Bengkulu.

Program yang dikelola Oxford Policy Management (OPM) bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan UK Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) tersebut akan memilih 10 jurnalis melalui proses seleksi terbuka.

Media Fellowship Tahap II dirancang untuk meningkatkan kualitas pemberitaan mengenai aksi lokal, inovasi, serta praktik baik pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim. Peserta terpilih akan mendapatkan pendampingan mentor berpengalaman, akses kepada pakar yang relevan, serta dukungan biaya operasional dan perjalanan peliputan sesuai rancangan anggaran yang disetujui.

Fokus liputan mencakup implementasi pembangunan rendah karbon di daerah, inovasi lokal dalam mendukung transisi hijau, tantangan kebijakan dan pendanaan iklim, tata kelola, serta dampak pembangunan berkelanjutan terhadap masyarakat dan perekonomian lokal.

Terdapat tujuh provinsi yang menjadi pilihan lokasi peliputan, yakni Bengkulu, Sumatera Utara, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat, Bali, dan Sulawesi Selatan. Setiap peserta atau tim wajib mengajukan dua provinsi pilihan dalam proposal, sedangkan keputusan akhir lokasi ditetapkan oleh penyelenggara berdasarkan kelayakan ide liputan dan pemerataan wilayah.

Program ini terbuka bagi jurnalis aktif media cetak, daring, radio, televisi, dan multimedia, termasuk jurnalis lepas yang memiliki komitmen penayangan dari media. Pendaftar harus memiliki pengalaman jurnalistik maksimal tujuh tahun.

Calon peserta diwajibkan menyiapkan proposal singkat ide liputan yang mencantumkan dua provinsi pilihan, CV dan portofolio jurnalistik, informasi media publikasi, surat komitmen penayangan dari redaktur atau pimpinan redaksi, serta perkiraan anggaran perjalanan dan peliputan.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan bit.ly/mediafellowship2 paling lambat 11 November 2026.

Setelah proses seleksi pada 12–17 November 2026, sebanyak 10 jurnalis terpilih akan mengikuti pembekalan dan orientasi, dilanjutkan peliputan lapangan, penulisan, serta pendampingan mentor. Setiap peserta wajib menerbitkan minimal satu karya jurnalistik orisinal paling lambat 14 Februari 2027.

Program ini tetap menjunjung tinggi independensi editorial dan etika jurnalistik. Pendampingan mentor ditujukan untuk memperkuat kualitas serta kedalaman liputan tanpa mengintervensi sudut pandang editorial jurnalis.

Melalui Media Fellowship Tahap II, jurnalis diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang mendalam, akurat, dan kontekstual mengenai pembangunan rendah karbon, sekaligus memperluas pemahaman publik tentang kontribusi daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui email a5043procurement@opml.co.uk atau situs lcdi-indonesia.id.

Penulis: Ynt/rls

Sebelumnya

BAZNAS RI Dorong Penguatan Kelembagaan dalam Seleksi Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu

Selanjutnya

Polda Bengkulu Mutasi 152 Personel, Perkuat Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku