Bidik Emas di PON 2028, KONI Bengkulu Genjot Kualitas Pelatih Lewat Pelatihan Nasional
BENGKULU – Menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu terus mematangkan persiapan secara menyeluruh. Tak hanya fokus pada pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelatih kini menjadi salah satu prioritas utama dalam masa bakti kepengurusan 2025–2029.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan National Strength and Conditioning Course Beginner Level 2025 yang saat ini tengah dilaksanakan. Pelatihan ini diikuti puluhan pelatih dari berbagai cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Bengkulu.
Sekretaris Umum KONI Provinsi Bengkulu, Mery Astuti, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pelatih adalah fondasi utama dalam mewujudkan prestasi atlet yang berkelanjutan. Ia menyebut, Bengkulu tidak hanya menargetkan prestasi di PON 2028, tetapi juga mempersiapkan diri untuk bidding tuan rumah bersama PON XXIII Tahun 2032.
“PON 2028, medali emas adalah harga mati. Kita harus menyiapkan semuanya dari sekarang, termasuk kualitas pelatih,” tegas Mery saat membuka pelatihan di Hotel Two K-Azana Style, Senin (10/12/2025).
Mery menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga gelombang, dan gelombang yang berlangsung pada Rabu merupakan pelaksanaan putaran kedua. Secara keseluruhan, sebanyak 150 pelatih dari berbagai cabang olahraga akan mengikuti program peningkatan kapasitas ini.
Untuk menjamin mutu materi dan standar nasional, KONI Bengkulu menghadirkan instruktur profesional dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai pemateri utama.
Melalui langkah strategis dan terukur ini, KONI Provinsi Bengkulu optimistis dapat memperkuat fondasi prestasi olahraga daerah, meningkatkan daya saing atlet di ajang nasional, serta membangun kesiapan jangka panjang menuju PON 2028 dan target besar sebagai tuan rumah PON 2032.(Ynt)










