BPS Bengkulu Catat Perkembangan Harga Agustus 2026, Tiket Pesawat dan Hortikultura Turun
BENGKULU — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat perkembangan harga sejumlah komoditas dan jasa pada Agustus 2026. Tarif angkutan udara, cabai merah, bawang merah, dan tomat mengalami penurunan, sementara harga komoditas perkebunan seperti kopi, kelapa sawit, dan karet justru meningkat.
Perkembangan harga tersebut disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bengkulu, Reni Puspasari, dalam rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Provinsi Bengkulu, Selasa (1/9/2026).
Tarif Tiket Pesawat Bengkulu Turun
BPS Bengkulu mencatat tarif angkutan udara mengalami penurunan selama Agustus 2026. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi turunnya harga avtur yang kemudian diikuti penurunan batas maksimal fuel surcharge.
Selain faktor biaya operasional, berakhirnya masa libur sekolah turut berdampak terhadap permintaan penerbangan. Penurunan permintaan membuat maskapai melakukan penyesuaian tarif angkutan udara.
“Penurunan tarif angkutan udara dipengaruhi oleh turunnya harga avtur yang diikuti penurunan batas maksimal fuel surcharge. Selain itu, berakhirnya masa libur sekolah menurunkan permintaan penerbangan sehingga maskapai menyesuaikan tarif,” ujar Reni.
Harga Cabai, Bawang Merah dan Tomat Menurun
Perubahan harga juga terjadi pada kelompok komoditas hortikultura. BPS mencatat harga cabai merah, bawang merah, dan tomat mengalami penurunan selama Agustus 2026.
Penurunan tersebut berkaitan dengan meningkatnya produksi pada masa panen. Bertambahnya pasokan di pasar kemudian memberikan tekanan terhadap harga sejumlah komoditas hortikultura.
Kondisi pasokan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi pergerakan harga pangan di Bengkulu, terutama pada komoditas yang produksinya bersifat musiman.
Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Disesuaikan
Selain pangan dan transportasi, perkembangan harga BBM nonsubsidi juga menjadi perhatian BPS Bengkulu.
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai 1 Agustus 2026. Dalam penyesuaian tersebut, harga Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami penurunan.
Perubahan harga BBM nonsubsidi menjadi salah satu perkembangan harga yang turut dicatat dalam pemantauan BPS terhadap kondisi perekonomian daerah.
Harga Kopi, Sawit dan Karet Naik
Sementara itu, tren berbeda terjadi pada komoditas tanaman perkebunan rakyat (TPR). Harga kelapa sawit, kopi, dan karet tercatat mengalami kenaikan pada Agustus 2026.
Kenaikan harga komoditas perkebunan tersebut dipengaruhi antara lain oleh penurunan produksi akibat faktor cuaca pada musim kemarau.
Pergerakan harga kopi, sawit, dan karet menjadi perhatian penting bagi Bengkulu karena komoditas perkebunan merupakan salah satu bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat daerah.
BPS Pantau Pergerakan Harga di Bengkulu
BPS Provinsi Bengkulu terus memantau perkembangan harga berbagai komoditas dan jasa untuk memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi daerah.
Perubahan harga sepanjang Agustus 2026 menunjukkan adanya perbedaan tren antar-komoditas. Sejumlah komoditas pangan dan tarif transportasi mengalami penurunan, sedangkan beberapa komoditas perkebunan mengalami kenaikan.
Data perkembangan harga BPS Bengkulu tersebut dapat menjadi salah satu rujukan untuk melihat dinamika perekonomian dan perubahan harga di Provinsi Bengkulu.
Penulis: Ynt










