Dari Aktivis 98 ke Ketua PN Luwuk, Suhendra Saputra Dorong Zona Integritas WBBM
LUWUK – Perjalanan Suhendra Saputra mencerminkan transformasi semangat Reformasi 1998 ke dalam praktik nyata reformasi birokrasi di lembaga peradilan. Kini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Luwuk Kelas II, ia memimpin pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan menekankan integritas, transparansi, dan pelayanan publik yang akuntabel.
Berbekal latar belakang sebagai aktivis mahasiswa era Reformasi dan alumnus Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Suhendra membawa nilai anti-korupsi dan supremasi hukum ke dalam sistem peradilan. Sejak dilantik pada November 2024, berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari penandatanganan pakta integritas, penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), hingga peningkatan pengawasan internal.
Implementasi reformasi birokrasi di PN Luwuk juga diwujudkan melalui optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), digitalisasi layanan, serta keterbukaan informasi publik. Selain itu, kampanye anti-gratifikasi dan anti-suap turut digencarkan guna membangun budaya integritas tidak hanya di internal lembaga, tetapi juga di tengah masyarakat.
Dengan konsistensi dan kepemimpinan berbasis nilai, PN Luwuk terus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Upaya ini menjadi bukti bahwa semangat Reformasi 1998 tetap hidup, kini hadir dalam bentuk tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan melayani.
Penulis: Ynt










