Beranda Bengkulu Dukungan Pemindahan Makam Fatmawati Menguat, Bengkulu Ingin Pulangkan Putri Penjahit Merah Putih
Bengkulu

Dukungan Pemindahan Makam Fatmawati Menguat, Bengkulu Ingin Pulangkan Putri Penjahit Merah Putih

Acep Nana Harianto, Ketua Zuriat Bangkahulu Tinggi. Sebelah kiri (jas hitam) foto: Dok 9/5/2026.

BENGKULU- Dukungan rencana Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap pemindahan makam Fatmawati Soekarno dari Jakarta ke Bengkulu terus menguat. Ketua Zuriat Bangkahulu Tinggi, Acep Nana Harianto, menegaskan sudah saatnya Bengkulu memulangkan putri terbaiknya yang dikenang sebagai penjahit Sang Saka Merah Putih.

Menurut Acep, Fatmawati bukan sekadar tokoh nasional, melainkan simbol perjuangan bangsa yang lahir dari rahim sejarah Bengkulu. Karena itu, keberadaan makam Fatmawati di tanah kelahirannya dinilai sebagai bentuk penghormatan sejarah sekaligus penguatan identitas daerah.

“Fatmawati adalah simbol perjuangan bangsa dan kebanggaan Bengkulu. Sudah sewajarnya beliau dimakamkan di tanah kelahirannya sendiri,” tegas, Sabtu (9/5/2026).

Ia menilai, pemindahan makam Fatmawati akan mempertegas posisi Bengkulu dalam narasi besar perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selama ini, nama Fatmawati dikenal luas sebagai penjahit bendera pusaka Merah Putih, namun jejak sejarah Bengkulu dinilai belum mendapat ruang yang layak dalam memori nasional.

Acep juga mendorong Pemerintah Provinsi Bengkulu membangun museum diorama dan pesanggrahan Fatmawati sebagai pusat edukasi sejarah. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga ingatan kolektif bangsa sekaligus menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah perjuangan perempuan agung asal Bengkulu tersebut.

“Bengkulu tidak boleh hanya tercatat sebagai tempat lahir Fatmawati. Bengkulu harus menjadi rumah penghormatan bagi perjuangan dan keteladanan beliau,” ujarnya.

Selain memperkuat nilai historis, pemindahan makam Fatmawati diyakini dapat membuka ruang pengembangan wisata religi dan wisata sejarah di Provinsi Bengkulu. Langkah itu juga dinilai mampu mengangkat marwah Bumi Merah Putih sebagai daerah yang memiliki keterikatan kuat dengan sejarah kemerdekaan Indonesia.

Keinginan Pemerintah Provinsi Bengkulu ini, Acep berharap dapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, keluarga, serta seluruh ahli waris Fatmawati agar cita-cita menghadirkan pusat penghormatan sejarah Fatmawati di Bengkulu dapat terwujud. Menurutnya, Bengkulu harus mampu membranding diri sebagai daerah penjaga warisan perjuangan Sang Penjahit Merah Putih.

Penulis: Ynt

Sebelumnya

Helmi Hasan Mulai Realisasikan Modernisasi Bandara Fatmawati

Selanjutnya

DARI PALU UNTUK INDONESIA : CATATAN DARI FORUM LEADERSHIP-IV DI SAMOSIR

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku