Jemaah Haji Kota Bengkulu Dapat Seragam Batik Besurek, Simbol Kekompakan di Tanah Suci
BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu memberikan perhatian khusus kepada jemaah calon haji tahun 2026 dengan menyiapkan seragam batik besurek sebagai identitas khas daerah. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kekompakan sekaligus menampilkan ciri khas budaya Bengkulu di kancah internasional.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji asal Kota Bengkulu akan mengenakan batik besurek saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Seragam tersebut diharapkan menjadi simbol persatuan serta kebanggaan daerah.
“Batik besurek ini kami siapkan agar jemaah kita terlihat kompak dan memiliki identitas yang kuat selama berada di Arab Saudi,” ujar Wali Kota, Selasa (14/4/2026).
Proses distribusi seragam dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya bagian penyelenggaraan haji, serta para ketua regu di masing-masing kelompok jemaah.
Selain penyeragaman atribut, Pemerintah Kota Bengkulu juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
Pemberian batik besurek ini tidak hanya menjadi simbol kekompakan, tetapi juga bentuk doa dan dukungan agar seluruh jemaah haji Kota Bengkulu dapat berangkat dan kembali dengan selamat serta meraih predikat haji mabrur dan mabrurah.
Penulis: Ynt












