PWI Bengkulu Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Helmi Hasan Siapkan Pelatihan Jurnalistik
BENGKULU — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 resmi dilantik Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Balai Raya Semarak Bengkulu, Minggu (4/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus peningkatan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan teknologi digital dan penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik.
Prosesi pelantikan dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pengurus dan anggota PWI Provinsi Bengkulu.
Kegiatan diawali dengan makan bersama sebelum dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus PWI Bengkulu periode 2026-2031.
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam sambutannya mengingatkan wartawan agar tidak kehilangan peran utama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan AI.
Menurutnya, teknologi dapat membantu proses kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan pengalaman wartawan ketika turun langsung ke lapangan, mengamati peristiwa, menggali informasi, melakukan verifikasi, serta mengolah fakta menjadi karya jurnalistik.
“Yang tidak bisa dilakukan AI adalah ketika ada sesuatu di Bengkulu, Anda terjun ke lapangan, Anda turun dan padukan pikiran yang Anda miliki. Maka itu adalah karya jurnalistik sesungguhnya,” kata Akhmad Munir.

Ia menegaskan, penggunaan AI dalam dunia jurnalistik harus disikapi secara bijak. Kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap prinsip jurnalistik.
Akhmad Munir juga meminta kepengurusan PWI Bengkulu yang baru mendorong para wartawan untuk lebih aktif melakukan peliputan langsung di lapangan.
“Maka untuk pengurus PWI yang baru, harus menjadi hal yang dianjurkan kepada wartawan untuk turun ke lapangan serta utamakan profesionalisme dan kompetensi, serta selaraskan dengan kemajuan teknologi,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu siap mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas wartawan.
Helmi mengatakan Pemprov Bengkulu akan menyiapkan pelatihan jurnalistik yang menitikberatkan pada praktik, sehingga wartawan tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan melalui pengalaman langsung.
“Nanti Bu Kadis Kominfotik buatkan pelatihan yang sifatnya bukan teori, tapi konkret langsung demi meningkatkan kemampuan penulisan jurnalis yang lebih efektif dan kompeten,” ujar Helmi.
Menurut Helmi, peningkatan kemampuan wartawan menjadi semakin penting seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Wartawan dituntut mampu beradaptasi dengan teknologi sekaligus tetap mempertahankan kualitas, akurasi, dan profesionalisme dalam menghasilkan berita.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu periode 2026-2031, Marshal Abadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas sinergi yang telah terbangun dengan insan pers.
Ia berharap hubungan tersebut dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung peningkatan kompetensi wartawan dan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas bagi masyarakat Bengkulu.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus membangun sinergi demi menciptakan karya-karya jurnalistik yang kompeten,” ujar Marshal.
Pelantikan pengurus PWI Bengkulu periode 2026-2031 ini sekaligus menjadi awal kepengurusan baru dalam menghadapi tantangan dunia pers yang semakin dinamis, khususnya di tengah transformasi digital dan perkembangan teknologi AI.
Penulis: Ynt









