Tes Urine Mendadak, 100 Anggota Satpol PP Kota Bengkulu Dinyatakan Negatif Narkoba
BENGKULU – Sebanyak 100 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu menjalani pemeriksaan narkoba melalui tes urine mendadak yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu di Kantor Satpol PP Kota Bengkulu, Kamis (5/11/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkoba.
Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan aparatur pemerintah. Pemeriksaan tersebut juga menjadi tindak lanjut kerja sama antara BNN dan Pemerintah Kota Bengkulu dalam memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan pelaksanaan tes urine tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Bengkulu, H. Dedy Wahyudi, S.E., M.M., agar seluruh aparatur pemerintah menjaga kedisiplinan dan menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan zat terlarang.
Menurut Sahat, pemeriksaan dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada anggota. Langkah ini bertujuan memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi personel sekaligus memastikan lingkungan Satpol PP tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Pemeriksaan ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam mendukung kebijakan Wali Kota Bengkulu. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan pemerintah sendiri, termasuk Satpol PP. Kami ingin memastikan seluruh anggota menjadi bagian dari upaya menjaga Kota Bengkulu dari bahaya narkotika,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total 247 personel Satpol PP Kota Bengkulu, sebanyak 100 anggota mengikuti pemeriksaan sebagai sampel. Pemilihan peserta pemeriksaan turut mempertimbangkan keterbatasan peralatan tes urine yang dibawa petugas BNN.
Pemeriksaan juga diprioritaskan kepada personel yang memiliki intensitas interaksi tinggi dengan masyarakat, termasuk anggota yang bertugas di lokasi hiburan dan menjalankan fungsi pengawasan maupun kegiatan intelijen lapangan.
Sahat menegaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan anggota yang terindikasi menyalahgunakan narkotika, pihaknya akan berkoordinasi dengan BNN untuk menindaklanjuti sesuai prosedur, termasuk kemungkinan menjalani rehabilitasi apabila direkomendasikan berdasarkan hasil asesmen.
“Alhamdulillah, dari 100 anggota yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif. Ini menjadi hasil positif sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme seluruh personel,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Satpol PP Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mendukung program P4GN serta menciptakan lingkungan kerja pemerintahan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Upaya pencegahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum.
Penulis: Ynt












