Beranda Bengkulu Unib Catat Lompatan Besar di Era Prof Indra, Peringkat 46 SCImago dan 39 Prodi Raih Akreditasi Unggul
Bengkulu

Unib Catat Lompatan Besar di Era Prof Indra, Peringkat 46 SCImago dan 39 Prodi Raih Akreditasi Unggul

Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata menyampaikan capaian satu tahun kepemimpinannya dalam acara Coffee Morning bersama mitra media di Bengkulu.

BENGKULU — Universitas Bengkulu (Unib) mencatat sejumlah capaian penting selama satu tahun kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si. Berbagai perkembangan tersebut mencakup pemeringkatan, mutu pendidikan, riset, kerja sama, tata kelola hingga penguatan infrastruktur kampus.

Salah satu capaian yang menonjol yakni peningkatan posisi Unib dalam SCImago Institutions Rankings (SIR). Pada 2026, Unib berada di peringkat 46, naik dari posisi 66 pada 2025. Capaian tersebut sekaligus melanjutkan tren peningkatan dari peringkat 51 pada 2024.

Dari sisi mutu pendidikan, jumlah program studi yang meraih akreditasi Unggul atau A juga bertambah. Hingga 2026, tercatat 39 dari total 87 program studi telah berstatus Unggul atau A, atau sekitar 45 persen.

Dalam pengembangan akademik, Unib membuka empat program studi baru, yakni S1 Teknik Industri, S2 Teknik Sipil, S2 Teknik Mesin dan S1 Penyuluhan Pertanian. Penataan juga dilakukan pada rumpun kesehatan dengan menempatkan Program Studi Kebidanan dan Keperawatan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

Unib turut memperluas orientasi internasional dengan menerbitkan ijazah dan transkrip nilai dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Selain itu, kampus juga mulai menerima mahasiswa internasional, dengan 16 mahasiswa pada gelombang pertama dan sembilan mahasiswa pada gelombang kedua.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata bersama mitra media dalam agenda evaluasi dan penyampaian perkembangan Universitas Bengkulu selama satu tahun kepemimpinan

Minat masyarakat terhadap Unib juga menunjukkan peningkatan. Pada penerimaan mahasiswa baru 2026, jumlah peminat dari seluruh jalur mencapai 42.854 orang, meningkat dibandingkan 40.950 peminat pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.900 peserta diterima dengan tingkat keketatan 13,77 persen.

Akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu juga terus diperkuat melalui KIP Kuliah. Untuk tahun akademik 2026/2027, penerima KIP Kuliah dari jalur SNBP dan SNBT mencapai 691 mahasiswa. Unib juga menjalankan program KIP-PA sebagai pendampingan akademik antarmahasiswa penerima KIP.

Di bidang riset, sepanjang Januari hingga September 2026 Unib mencatat 178 publikasi internasional terindeks Scopus dan 553 publikasi pada jurnal terindeks SINTA. Kampus juga tengah membangun Laboratorium FMIPA untuk mendukung kegiatan praktikum dan penelitian.

Pada sektor kerja sama, Unib telah menjalin 26 nota kesepahaman (MoU) dengan instansi di dalam maupun luar negeri. Kampus juga menerima hibah aset dari Pemerintah Provinsi Bengkulu berupa tanah seluas 19.860 meter persegi beserta bangunan eks Transito di Jalan W.R. Supratman, Kandang Limun, Kota Bengkulu.

Dari aspek tata kelola, laporan keuangan BLU Unib tahun 2025 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sementara itu, dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Tahun 2026, Unib meraih nilai 84,6 dengan predikat A.

Rektor Prof. Indra Cahyadinata menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra, pemerintah hingga masyarakat.

Ia juga menekankan arah kepemimpinan Unib pada konsep Unib Berdampak, yakni menghadirkan pendidikan yang membuka kesempatan bagi mahasiswa, penelitian yang dekat dengan persoalan masyarakat, kerja sama yang menghasilkan manfaat, serta layanan kampus yang mudah diakses.

“Keberhasilan semua itu akan kita ukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat Bengkulu dan Indonesia atas kehadiran Unib,” ujar Rektor.

Memasuki tahun berikutnya, Unib berkomitmen memperkuat capaian tersebut sekaligus memastikan keberadaan perguruan tinggi tidak hanya unggul dalam pemeringkatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bengkulu dan Indonesia.

Penulis: Ynt/rls

Sebelumnya

Polri Bersama Masyarakat Cegah Stunting, Kapolsek Seginim Dorong Sinergi Lintas Sektor

Selanjutnya

BI dan Pemkab Kepahiang Dorong Smart Farming Cabai Berbasis IoT

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku