Zawawi Khatab Terpilih Aklamasi, MUSDA I F.SPP Bengkulu Tegaskan Arah Perjuangan Buruh Tani
BENGKULU – Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (F.SPP) sukses menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-I Provinsi Bengkulu pada Kamis (8/1/2026) di Balai UPTD Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menegaskan arah perjuangan buruh tani dan perkebunan di Provinsi Bengkulu.
MUSDA I F.SPP Bengkulu tidak hanya menjadi forum pemilihan kepemimpinan, tetapi juga ruang strategis untuk merumuskan program kerja federasi guna meningkatkan perlindungan, kesejahteraan, dan posisi tawar pekerja sektor pertanian dan perkebunan di Bumi Rafflesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Bengkulu, unsur Polda Bengkulu dan Polres Kota Bengkulu, para pimpinan cabang F.SPP kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, serta Ketua Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (F.SPNBJA) Provinsi Bengkulu, Drs. Rinto Siregar. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan dukungan nyata terhadap penguatan perlindungan buruh tani sekaligus solidaritas antarserikat pekerja.
MUSDA secara resmi dibuka oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Bengkulu, Verama Putri. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran serikat pekerja sebagai mitra strategis dalam edukasi, advokasi, dan pengawasan pemenuhan hak-hak pekerja.
“BPJS Ketenagakerjaan memiliki mandat memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja, baik formal maupun informal. Peran F.SPP sangat strategis untuk memastikan buruh tani mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial secara layak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pekerja yang terlindungi jaminan sosial akan bekerja dengan lebih tenang dan produktif. Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan F.SPP diharapkan terus diperkuat, tidak hanya dalam peningkatan kepesertaan, tetapi juga dalam membangun kesadaran keselamatan dan jaminan sosial kerja.
“Supayo pekerja kito dak lagi was-was pas begawe di kebun dan sawah,” ungkapnya dengan penuh keakraban.
Dalam forum MUSDA tersebut, Zawawi Khatab terpilih secara aklamasi sebagai Ketua F.SPP Provinsi Bengkulu. Pemilihan tanpa voting ini menandakan dukungan bulat dari seluruh peserta MUSDA serta kepercayaan penuh terhadap kepemimpinannya dalam memperjuangkan kepentingan buruh tani dan perkebunan.
MUSDA I F.SPP Bengkulu berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Diharapkan kepengurusan yang terbentuk mampu memperkuat posisi tawar pekerja, mendorong kebijakan ketenagakerjaan yang lebih berpihak, serta memperluas perlindungan jaminan sosial bagi buruh sektor pertanian dan perkebunan di Provinsi Bengkulu.
Semangat kebersamaan dan solidaritas menjadi napas utama sepanjang kegiatan, menegaskan bahwa perjuangan buruh tani Bengkulu kini semakin terarah, terorganisir, dan berkelanjutan.(Ynt)









