Dari Masjid Raya, Helmi Hasan Lepas Retreat Merah Putih: Ikhtiar Langit Jaga Bengkulu dari Bencana
BENGKULU – Dari lantai Masjid Raya Baitul Izzah, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengirim ikhtiar langit untuk Bumi Merah Putih. Sebanyak 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilepas mengikuti Retreat Merah Putih Angkatan V, Kamis (8/1/2026), sebagai upaya memperkuat iman, kepedulian sosial, sekaligus menjaga Bengkulu dari berbagai potensi bencana.
Kegiatan yang berbasis rumah ibadah ini, menurut Helmi Hasan, bukan sekadar rutinitas spiritual, melainkan jalan pengabdian ASN kepada Allah dan rakyat.
“Ini ikhtiar langit. Kita ingin Bengkulu dijaga Allah subḥānahu wa ta’ala dari berbagai bencana,” ujar Helmi Hasan.
Gubernur Bengkulu ke-11 itu menegaskan bahwa Retreat Merah Putih dilaksanakan secara inklusif. ASN Muslim mengikuti kegiatan di masjid, sementara ASN pemeluk agama lain melaksanakan retreat di rumah ibadah masing-masing sesuai keyakinan.
Helmi mengingatkan bahwa manusia tidak diciptakan hanya untuk mengejar urusan dunia, melainkan untuk beribadah dan berbuat baik. Ia pun bersyukur Indonesia dianugerahi lebih dari satu juta masjid yang seharusnya hidup sebagai pusat ibadah, pembelajaran, dan persaudaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan kembali menegaskan program masjid buka 24 jam di Bengkulu. Program ini bertujuan menghidupkan masjid dan membiasakan kaum laki-laki menunaikan salat berjamaah.
“Laki-laki yang sudah baligh wajib ke masjid. Masjid harus hidup, menjadi pusat ibadah, pusat ilmu, dan pusat kebersamaan,” tegasnya.
Tak hanya memperkuat keimanan, Retreat Merah Putih juga menjadi sarana ASN turun langsung melihat kondisi masyarakat. Bila ditemukan rumah tidak layak huni, warga kekurangan sembako, anak yatim, atau janda yang membutuhkan bantuan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan segera hadir memberi solusi sesuai semangat Bantu Rakyat.
“Dunia ini bukan tempat tinggal, tapi tempat meninggal. Maka perbanyaklah berbuat baik, karena akhirat itu selamanya,” pesan Helmi Hasan.
Koordinator Retreat Merah Putih, Syafriandi, mengatakan kegiatan ini merupakan program strategis Gubernur Bengkulu untuk membentuk ASN yang religius, berkarakter, dan peduli terhadap rakyat.
“Ini adalah ikhtiar membangun ASN yang beriman dan hadir di tengah masyarakat,” ujar Syafriandi, yang juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu.
Sebanyak 50 ASN peserta retreat disebar ke masjid-masjid di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah selama tiga hari ke depan, dengan agenda membaca Al-Qur’an, zikir, salat berjamaah, dan silaturahmi dengan masyarakat.
Pelepasan Retreat Merah Putih Angkatan V turut dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Peserta berasal dari berbagai OPD, di antaranya Bapenda, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BKAD, Dinas Perkim, Dinas ESDM, Dinas Ketahanan Pangan, hingga DP3AP2KB.(Ynt)










