Beranda Bengkulu Tengah Pelindo Regional 2 Bengkulu Bangun Konservasi Penyu di Alun Utara Pekik Nyaring
Bengkulu Tengah

Pelindo Regional 2 Bengkulu Bangun Konservasi Penyu di Alun Utara Pekik Nyaring

GM Pelindo Regional 2 Bengkulu Dimas Rizky Kusmayadi menyampaikan komitmen Pelindo dalam pembangunan konservasi penyu melalui program Pelindo Peduli Pesisir.

BENGKULU TENGAH — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu melalui program Pelindo Peduli Pesisir membangun fasilitas konservasi penyu di kawasan Alun Utara, Desa Pekik Nyaring, Kabupaten Bengkulu Tengah. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan tukik atau anak penyu dari lokasi penangkaran menuju laut pada Selasa, 29 September 2026. Pelepasan tukik dilakukan bersama General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu Dimas Rizky Kusmayadi, Business Manager Yukesma Apra Julianda Putra, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Brama Setia Indramawan, serta anak-anak TK.

Pembangunan fasilitas konservasi tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Pelindo yang jatuh pada 1 Oktober 2026.

General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan pembangunan fasilitas konservasi merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian penyu sekaligus upaya mendorong pengembangan kawasan pesisir berbasis masyarakat.

Menurut Dimas, kawasan konservasi Alun Utara tidak hanya diharapkan menjadi lokasi perlindungan penyu, tetapi juga dapat berkembang sebagai pusat edukasi, penelitian dan wisata lingkungan.

“Kami tidak ingin program ini hanya berhenti hari ini. Kami ingin membangun kawasan ini menjadi konservasi yang berkelanjutan, kalau perlu bertaraf nasional,” kata Dimas dalam sambutannya, Selasa (29/9/2026).

Peserta melakukan peletakan pasir sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas konservasi penyu di Alun Utara Pekik Nyaring

Fasilitas konservasi yang dibangun memiliki ukuran 10 x 4 meter. Bangunan tersebut akan dimanfaatkan sebagai tempat penetasan telur penyu serta kolam pemeliharaan tukik sebelum dilepasliarkan ke habitatnya.

Selain membangun fasilitas konservasi, Pelindo Regional 2 Bengkulu juga memberikan bantuan berupa kapal dan mesin kepada pengelola konservasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan operasional sekaligus memperkuat upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian penyu di kawasan Alun Utara.

Dimas berharap bantuan kapal dapat dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk menunjang aktivitas konservasi, tetapi juga membantu pengelola memperoleh sumber penghasilan yang dapat mendukung keberlanjutan kegiatan konservasi.

Pelindo juga mendorong pengembangan kawasan edukasi atau edufarm di sejumlah lokasi di Bengkulu, salah satunya di kawasan RT 8 yang akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Pengembangan kawasan konservasi Alun Utara nantinya diharapkan melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kawasan konservasi dapat berkembang sebagai ruang edukasi lingkungan, lokasi penelitian sekaligus destinasi wisata berbasis konservasi.

Melalui program Pelindo Peduli Pesisir, Pelindo Regional 2 Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian lingkungan pesisir dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga ekosistem laut secara berkelanjutan.

Penulis: Ynt/rls

Sebelumnya

SMA KTB Bersiap Menerima Angkatan Ketiga, Wakapolri Kawal Pembenahan

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detak Nusantara News
Alaku
Alaku