KBSB TNI AD 2026 Sasar 596 Titik di Bengkulu, 190 Lokasi Mulai Dikerjakan
BENGKULU – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu percepatan pembangunan daerah melalui Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) Tahun Anggaran 2026. Di Provinsi Bengkulu, program tersebut menjangkau sembilan kabupaten dan satu kota dengan total 596 titik sasaran pembangunan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan rekapitulasi progres pelaksanaan KBSB TNI AD TA 2026, sebanyak 190 titik sasaran saat ini dalam proses pengerjaan, 29 titik telah rampung 100 persen, sedangkan 377 titik lainnya belum dikerjakan dan akan dilaksanakan sesuai tahapan serta perencanaan program.
Adapun sasaran pembangunan meliputi berbagai sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi sasaran terbanyak dengan 230 titik, disusul pembangunan sumur bor sebanyak 124 titik, jembatan 62 titik, MCK 61 titik, rehabilitasi sekolah 60 titik, serta rehabilitasi rumah ibadah sebanyak 36 titik.
Selain itu, program ini juga mencakup rehabilitasi jalan atau badan jalan sebanyak 13 titik, pipanisasi 8 titik, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) 1 titik, serta rehabilitasi panti asuhan sebanyak 1 titik.
Dari sisi progres pekerjaan, pembangunan sumur bor tercatat 7 titik dalam pengerjaan dan 11 titik telah selesai. Rehabilitasi RTLH mencapai 91 titik dalam pengerjaan dan 5 titik rampung. Sementara pembangunan MCK sebanyak 33 titik sedang dikerjakan dan 8 titik telah selesai.

Untuk pembangunan jembatan, sebanyak 57 titik sedang dalam proses pengerjaan dan 5 titik telah rampung 100 persen. Adapun rehabilitasi rumah ibadah dan panti asuhan masing-masing tercatat 1 titik dalam pengerjaan. Sementara itu, 60 titik rehabilitasi sekolah masih menunggu pelaksanaan.
Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi melalui Dansatgas KBSB TNI AD TA 2026 di Bengkulu, Brigjen TNI Bram Pramudya, S.E., M.I.Pol., menyampaikan bahwa program KBSB tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan sumur bor dan pipanisasi diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap air bersih. Sementara rehabilitasi RTLH, pembangunan MCK, jembatan, jalan, sekolah, dan rumah ibadah diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian, sanitasi, pelayanan pendidikan, fasilitas keagamaan, serta konektivitas antarwilayah.
Pelaksanaan program KBSB juga mengedepankan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, pihak swasta, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pedesaan yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar. Dukungan dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar setiap sasaran dapat diselesaikan sesuai rencana, tepat waktu, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11/2026).
Brigjen TNI Bram Pramudya menegaskan, melalui KBSB TA 2026, TNI AD turut mengambil bagian dalam mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan cakupan 596 titik pembangunan di seluruh kabupaten dan kota, program ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Percepatan pelaksanaan terhadap 377 titik yang belum dikerjakan juga menjadi perhatian penting agar seluruh sasaran dapat terealisasi sesuai tahapan dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Melalui semangat pengabdian, gotong royong, dan sinergi lintas sektor, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat serta mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya kesejahteraan rakyat.
Penulis: Ynt










