Golkar Bengkulu Dipimpin Mardensi Secara Aklamasi
BENGKULU – Mardensi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Bengkulu dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI yang digelar, Sabtu (25/4/2026).
Penetapan ini berlangsung mulus setelah Mardensi menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftar hingga batas akhir pendaftaran pada Jumat (24/4/2026). Sebanyak 15 pemilik hak suara sepakat mengusungnya secara aklamasi, terdiri dari unsur Pimpinan Kecamatan (PK), utusan provinsi, utusan kota, Dewan Pertimbangan, organisasi sayap, serta organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar.
Musda dibuka oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Tomy Eddyson, dan berlangsung kondusif meski sebelumnya sempat diwarnai dinamika internal. Perbedaan pandangan di tubuh partai dinilai sebagai hal wajar dalam proses demokrasi organisasi.
Tomy menegaskan pentingnya menjaga soliditas kader pasca-Musda. Ia mengingatkan seluruh elemen partai untuk tetap bersatu demi memperkuat kekuatan politik menghadapi agenda besar ke depan.
Soliditas harus dijaga. Dinamika adalah hal biasa, tetapi jangan sampai merusak rumah besar Partai Golkar,” ujarnya.

Ia juga menilai dinamika menjelang Musda menjadi energi positif untuk menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, konsolidasi yang kuat akan menjadi kunci kemenangan partai.
Lebih lanjut, Tomy menegaskan target utama kepemimpinan Mardensi adalah mengembalikan posisi unsur pimpinan Partai Golkar di DPRD Kota Bengkulu.
Tugas utama ke depan adalah merebut kembali kursi unsur pimpinan DPRD Kota Bengkulu,” tegasnya.
Terkait adanya gugatan kepengurusan sebelumnya ke Mahkamah Partai, Tomy menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang sah. Pihaknya siap memberikan klarifikasi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami menghormati proses di Mahkamah Partai dan siap memberikan penjelasan secara terbuka,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh kader diminta tetap fokus menjalankan tugas organisasi serta tidak terpancing isu yang dapat memperkeruh suasana. Evaluasi terhadap dinamika yang terjadi akan dilakukan melalui mekanisme internal partai, termasuk Mahkamah Partai dan Dewan Etik.
Dengan terpilihnya Mardensi secara aklamasi, Partai Golkar Kota Bengkulu diharapkan segera melakukan konsolidasi untuk memperkuat struktur dan meningkatkan elektabilitas menjelang kontestasi politik mendatang.
Penulis: Ynt









