Kodim 0407/Kota Bengkulu Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana, Libatkan TNI dan Pelajar
BENGKULU – Komando Distrik Militer (Kodim) 0407/Kota Bengkulu menggelar kegiatan simulasi penanggulangan bencana alam sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (8/1/2026) pukul 08.00 hingga 11.00 WIB di Jalan R.E. Martadinata, RT 39 RW 07, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.
Simulasi ini dipimpin langsung oleh Dandim 0407/Kota Bengkulu dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur terkait, di antaranya Dankesyah 02.04.01 Bengkulu, Kasi Intel Korem 041/Gamas, Kasdim 0407/Kota Bengkulu, Pasiter Korem 041/Gamas, serta Lurah Pagar Dewa.
Kegiatan melibatkan personel Korem 041/Gamas, Kodim 0407/Kota Bengkulu, Denpom, Ajenrem, Dankesyah 02.04.01 Bengkulu, serta partisipasi 117 siswa SMA Negeri 3 Pagar Dewa. Para peserta mengikuti rangkaian latihan yang disusun secara sistematis, mulai dari registrasi, pembentukan tim, hingga simulasi lapangan.
Simulasi diawali dengan pergerakan pasukan dari kawasan Dendam Tak Sudah menuju posko latihan di Lapangan Bola Pagar Dewa. Di lokasi, dilakukan aktivasi posko lapangan, simulasi evakuasi korban, pencarian dan penyelamatan, penanganan medis, pendirian tenda darurat, pengelolaan logistik, hingga koordinasi komunikasi lintas instansi.
Dalam skenario pelaksanaan, Tim Medis melakukan mekanisme pertolongan dan pendataan korban, disertai sistem pelaporan ke komando atas. Sementara itu, unsur pengamanan melaksanakan pengawalan di titik pengungsian serta pendistribusian logistik bagi korban terdampak.
Usai pelaksanaan simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi lapangan (hot review) untuk menilai kesiapan personel dan kelengkapan peralatan, sekaligus memperbaiki kekurangan yang ditemukan selama latihan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian laporan akhir, evaluasi menyeluruh, pesan moral tentang pentingnya kesiapsiagaan, serta foto bersama.
Kegiatan simulasi penanggulangan bencana ini dinilai penting sebagai sarana pembinaan dan pelatihan, baik bagi aparat maupun masyarakat. Melalui pembagian tugas yang jelas dan latihan terpadu, diharapkan seluruh peserta mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kota Bengkulu.(Ynt)










