BAZNAS Bengkulu dan OJK Perkuat Tata Kelola ZIS dan Keuangan Syariah
BENGKULU — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Kamis (24/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di Bengkulu.
Kunjungan dipimpin Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran pimpinan BAZNAS, yakni Wakil Ketua I H. Romli Bin Ronan, Lc., M.H., Wakil Ketua II Ir. H. Harmudya, Wakil Ketua III Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak., dan Wakil Ketua IV H. Adi Sukmono, S.Pd. Hadir pula jajaran Kepala Pelaksana dan Sekretaris BAZNAS Provinsi Bengkulu.
Rombongan BAZNAS disambut jajaran manajemen Kantor OJK Provinsi Bengkulu, di antaranya Kepala Bagian/Asisten Direktur Kantor OJK Provinsi Bengkulu Delpa Susianti, Asisten Manajer Madya Sarah Debriyanti, Rahmaddiansyah, Fadly Adrianto, Muhammad Abineri, serta Staf Senior Kantor OJK Provinsi Bengkulu Aprian Kemedo.
Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, mengatakan silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas komunikasi dan membangun sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan regulator sektor jasa keuangan.
Menurutnya, penguatan pemahaman mengenai ZIS perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat semakin optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan konsep dan optimalisasi pengelolaan ZIS, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah,” kata Yulkamra.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Bengkulu dan OJK juga membahas peluang sinergi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem keuangan syariah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan ZIS yang aman, transparan, dan sesuai ketentuan.
Sinergi antara BAZNAS dan OJK di tingkat daerah juga diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dalam kegiatan edukasi dan literasi, sehingga pemahaman masyarakat mengenai zakat serta layanan keuangan syariah dapat terus berkembang.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama antarlembaga dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Bengkulu.
Penulis: Ynt/rls








