Danrem 041/Gamas Pimpin Pemberangkatan Satgas Pengamanan Pulau Terluar Enggano Tahun 2026
BENGKULU — Komandan Resor Militer (Danrem) 041/Garuda Emas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., memimpin upacara pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgaspam PTT) Enggano bertempat di Makorem 041/Gamas, Senin (5/1/2026).
Pulau Enggano merupakan wilayah administratif Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dengan luas wilayah sekitar 397,2 km² dan kepadatan penduduk 6,71 jiwa per km². Pulau terluar ini memiliki potensi strategis, di antaranya sebagai Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) serta sektor perkebunan rakyat, seperti cokelat, melinjo, cengkeh, kelapa, kopi, buah-buahan, dan komoditas unggulan berupa pisang.
Secara geografis, Pulau Enggano berada di Samudera Hindia dan berjarak sekitar 90 mil laut atau 156 kilometer dari Kota Bengkulu, dengan akses transportasi melalui jalur laut dan udara. Sebagai pulau terluar Provinsi Bengkulu, Enggano memiliki nilai strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penempatan Satgaspam Pulau Terluar di Enggano merupakan implementasi tugas pokok TNI sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI Pasal 7 Ayat (1), yakni menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa Indonesia, termasuk masyarakat Pulau Enggano.
Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Kolakops Satgas Pulau Terluar Enggano, Danrem 041/Gamas memberangkatkan 33 personel Satgaspam yang berasal dari Batalyon Infanteri 144/Jaya Yuda. Seluruh personel yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan dari aspek kesehatan, jasmani, dan psikologi.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang terpilih untuk melaksanakan tugas pengamanan Pulau Terluar Enggano.
“Tugas ini bukanlah tugas yang ringan, namun dengan semangat, dedikasi, dan disiplin yang tinggi, saya yakin kalian mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegas Danrem.
Ia menjelaskan bahwa mulai hari H jam J, selama 365 hari ke depan, Satgaspam yang diberangkatkan akan menggantikan personel lama dan melaksanakan operasi pengamanan Pulau Terluar Enggano. Tugas utama meliputi pengamanan wilayah, pencegahan ancaman seperti illegal fishing, penyelundupan, serta bentuk gangguan lainnya dari dalam maupun luar wilayah.
Selaku Dankolakops, Danrem 041/Gamas juga menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk:
Menjaga disiplin dan profesionalisme,
Memiliki kepedulian terhadap masyarakat, termasuk melalui program Manunggal Air dan Manunggal Sawah,
Menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,
Melaporkan setiap perkembangan dan situasi di lapangan secara berkala.
Upacara pemberangkatan Satgaspam Pulau Terluar Enggano ini turut dihadiri oleh para Kasi Kasrem 041/Gamas, Dandim 0423/Bengkulu Utara, Danyon 144/Jaya Yuda, serta para Dan/Kadis jajaran Korem 041/Gamas.(Ynt)











